Wow! Cocok jadi Bisnis Sampingan, Raup Untung Jutaan Rupiah dari Ternak Ayam Petelor, ini Rahasianya

SUKSES dalam berbisnis tentunya menjadi idaman semua orang. Namun kebanyakan orang tak tahu bisnis apa yang harus dilakukan. Mungkin bisnis yang satu ini bisa menjadi pilihan. Pasalnya, hanya dengan modal puluhan juta saja, Anda sudah bisa meraup untung jutaan rupiah.

Ternak ayam petelur tentunya masih jarang dilakukan. Pasalnya banyak yang beranggapan, bisnis ini membutuhkan banyak modal yang nominalnya mencapai ratusan juta rupiah.

Namun sebenarnya tidak, Anda hanya butuh uang Rp32 juta sudah bisa memulai bisnis ini. Meski modalnya relatif kecil, namun keuntungannya lumayan besar.


Dengan uang sebanyak itu, Anda sudah bisa beternak 250 ekor indukan ayam siap bertelur. Di awal musim bertelornya, Anda sudah dapat 18 Kg telur tiap harinya. Jika dikalikan dengan harga jual telur saat ini yang sampai pada kisaran Rp20 ribu berarti Anda sudah bisa menga tongi Rp360 ribu per hari sebelum dipotong biaya operasional.

Bisnis ayam petelur ini sudah dilakoni oleh pemuda asal Kp. Cijeulereu Ds. Cikedoka Kec. Bayongbong, Garut, Jawa Barat bernama, Hilga (30). Menurut pria yang mudah akrab ini, bisnis ayam petelur sangat mudah dan menguntungkan.

“Saya baru tiga bulan melakoni bisnis ini hasilnya lumayan memuaskan. Satu bulan saya mendapatkan untung bersih sebesar Rp3 juta, ” ujarnya kepda “GE”, di tempat ia beternak di Kp. Cijeulereun, Sabtu (20/5/2017).

Mendapatkan hasil yang lumayan besar, kini ia telah membuka lahan baru untuk dijadikan lahan ternak. Rencananya ia akan beternak 1000 ayam petelur.

“Lumayanlah hasilnya kalau 1000 ekor mungkin laba bersih yang akan saya capai Rp12 juta. Mudah-mudahan lancar,” katanya.

Sampai saat ini, kata Hilga, ia tak menemukan kendala berarti selama beternak ayam petelur. Bahkan perawatannya pun cenderung mudah tak seperti ayam pedaging.

“Sehari hanya kerja dua kali pagi dan sore. Jadi ga repot seperti ayam pedaging. Paling juga mengisi air biar ga kosong, ” ujarnya.

Kendala yang dihadapi saat ini adalah ketersediaan pakan. Menurut Hilga, pakan ayam petelur yang terdiri dari jagung, dedak dan konsentrat terkadang sulit didapat di daerahnya.

“Paka yang paling sulit didapat adalah dedak. Sementara jagung dan konsentrat banyak tersedia di toko pakan,” paparnya.

Saat disinggung terkait kunci sukses beternak ayam petelur, Hilga menuturkan, keuletan dan keterampilan sangat dibutuhkan. Selain itu, memastikan ketersediaan pakan menjadi hal utama yang harus diperhatikan. Pasalnya jika ketersediaan pakan tak terjamin maka ayam pun akan sulit bertelur.

Kepada “GE” Hilga menuturkan, dirinya siap menjadi mentor bagi siapa saja yang ingin memulai bisnis ayam petelur. Bahkan tanpa bayaran pun ia mau berbagi kesuksesan berbisnis ayam petelur.

“Usaha ini sangat cocok bagi yang ingin penghasilan tambahan. Pasalnya pekerjaannya bisa dilakukan di sela-sela pekerjaan rutin, ” pungkasnya. (Farhan SN) ***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI