Weboh! Ular Sanca Ditemukan Warga tak Jauh dari Hotel di Objek Wisata Cipanas

Kades Langensari, Uus Sudarman (berseragam) bersama warga menunjukan seekor ular sanca yang ditemukan di sekitar Hotel kawasan objek wisata Cipanas, Garut, Selasa (24/04/18)***

GARUT, (GE). Kehebohan tiba-tiba terjadi saat warga menemukan seekor ular sanca cukup besar di Jalan Raya Cipanas, Desa Langensari, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Jawa Barat, Selasa (24/04/18). Kemunculan ular yang diperkirakan sepanjang 3 meter ini terjadi sekira pukul 08.00 WIB di sebuah selokan, persis di depan sebuah hotel di kawasan wisata tersebut.

“Pertama kali yang melihat (ular/red.) pegawai hotel. Kemudian warga bermai-ramai melihat ke lokasi,” ujar Kades Langensari,  Uus Sudarman, Selasa (24/04/18)

Menurut Uus, ular tersebut sebelumnya bersembunyi di bebatuan  di dasar selokan. Setelah satu jam, warga akhirnya bisa mengeluarkan ular sanca itu.


“Panjangnya (ular sanca) sekira 3 meteran,” kata Uus.

Menurut beberapa warga, rencananya ular sanca tersebut akan diserahkan ke Taman Satwa Cikembulan, Kecamatan Leles, Garut. Sebelumnya, hanya satu jam pascaditemukannya ular sanca, ramai postingan netizen di jejaring medsos lengkap dengan foto dengan warga bertelanjang dada yang tengah menangkap ular tersebut.

Salah seorang tokoh warga setempat, Abah Oo, mengatakan, sebenarnya ular sanca yang tertangkap sudah sejak lama berada di kawasan tersebut.

“Pertama kali terlihat lebih dari lima tahun lalu. Ukurannya waktu itu masih sebesar pergelangan tangan,” kata Abah Oo kepada GE, Selasa (24/4/18).

Malah, kata Abah, ular yang sempat terlihat waktu itu jumlahnya lebih dari satu ekor. Ukuran ular dimungkinkan cepat tumbuh membesar. Soalnya, kata Abah, di kawasan tersebut masih subur dengan berbagai makanan ular seperti deleg, lele, bahkan berang-berang.

Abah Oo sendiri mengaku senang dengan ditangkapnya ular tersebut. Dengan begitu, warga yang basa menyabit rumput di lapangan sebrang lokasi penemuan tidak terlalu merasa takut lagi diganggu ular sanca. (Memphis) ***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI