Warga Kampung Somong Menuai Berkah Ramadan dari Bisnis Peci

TIBANYA bulan suci Ramadan menjadikan berkah tersendiri bagi para pebisnis. Hampir semua sektor bisnis atau perdagangan saat bulan Ramadhan dan memasuki Hari Raya Idul Fitri memasuki masa sibuk mendapatkan ekstra orderan.

Peci, merupakan produk aksesoris ibadah yang banyak dicari kaum Muslimin, terlebih disaat bulan suci Ramadan yang memang intensitas ibadah lebih ditingkatkan.  Tak heran, beberapa aksesoris ibadah menjadi salah satu buruan pembeli.

Adalah Tatang Iswandi, salah seorang pengrajin peci warga Kampung Somong, Desa Cintakarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut yang saat ini tengah merasakan keberkahan Ramadan dari usahanya membuat peci.


Memasuki bulan Ramadan, industri rumahan peci yang kelolalnya mendapatkan peningakatan produksi beberapa kali lipat. Meningkatnya prosuksi peci ini tentunya seiring banyakanya pesanan. Tak hanya konsumen lokal, sejumlah konsumen dari luar kota semisal Jakarta, Surabaya hingga beberapa kota di Kalimantan tak sedikit yang memesan peci hasil produksi Tatang.

Peci hasil kreasi Tatang ini dibuat sederhana dengan menggunakan mesin rajut.  Peci bernahan benang pilihan ini dibuat bermacam jenis motif dan ukuran. Di industri rumahan milik Tatang, lima orang pekerja mampu menghasilkan puluhan kodi peci per harinya.

Untuk masalah harga, setiap satu kodi peci bervariatif tergantung bahan, motif dan ukurannya. Harga untuk satu kodi peci buatan Tatang ini dibaderok mulai dari Rp 80.000. Memasuki bulan Ramadan  tahun ini (2017) pesanan meningkat hingga 80 persen. Dengan meningkatnya pesanan ini ototomatis keuntungan puluhan juta rupiah mengalir masuk kantong pengusaha peci ini.

Alhamdulillah, usaha membuat peci ini sudah berlangsung sejak puluhan tahun. Ini merupakan usaha warisan. Di Kampung ini (Kampung Somong/red.) hampir 60 persen warganya pengrajin peci,” katanya, Selasa (30/5/17). (Andriawan)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI