Warga Garut Raih Hadiah Mobil dari BFI

GARUT – Hadiah utama UBER Milyaran 2017 berupa mobil diraih warga Garut yakni Naskan A.S. Ayah dari tiga anak dan berprofesi sebagai wiraswasta itu memiliki usaha kios penjualan beras dan telur di pasar serta usaha pom bensin mini. Naskan menyampaikan kegembiraannya mendapatkan hadiah mobil baru dari BFI. Bahkan dirinya mengaku tak menyangka dapat meraih hadiah mobil.

“Saya tidak menyangka dapat hadiah mobil, saya ucapkan terima kasih kepada Allah yang memberikan rezeki hadiah ini melalui BFI,” kata Naskan.

Sementara itu, Branch Manager BFI Finance Cabang Garut, Ajat Sudrajat, upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap BFI, berbagai pendekatan telah dilakukan. Termasuk menggelar kegiatan seperti program UBER Milyaran yakni membagi-bagikan hadiah kepada nasabah.


Khusus periode ke tiga UBER Milyaran BFI 2017, kata dia, hadiah utamanya yakni mobil Toyota Calya diraih oleh nasabah yang sehari-harinya sebagai penjual beras, telur dan usaha pom bensin mini.

“Sebelumnya di Garut ini hanya dapat ‘smart phone’, di tahun 2017 ini dapat hadiah utama mobil diraih oleh orang Garut,” katanya.

Ajat melanjutkan, BFI Finance Indonesia berhasil menyalurkan biaya kredit sebesar Rp700 miliar selama kurun waktu tujuh tahun untuk masyarakat dalam pembelian mobil dan sepeda motor bekas di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

“Sejak adanya BFI di Garut ini kita sudah menyalurkan kredit Rp700 miliar, atau memenuhi target setiap tahunnya selama tujuh tahun ini,” katanya.

Menurut dia, penyaluran kredit selama berdirinya BFI tersebut cukup bagus dengan sasaran nasabah pemohon kredit sebagian besar adalah kalangan wiraswasta.

“Kita pembiayaannya khusus sepeda motor dan mobil bekas. Untuk setiap tahunnya menyalurkan kredit kendaraan rata-rata Rp70 miliaran,” katanya.

Ia menambahkan, besaran penyaluran kredit tersebut khusus kendaraan bekas, belum termasuk produk pembiayaan lain di antaranya seperti serfikat, maupun mesin industri.

Menurut dia, nasabah BFI di Garut cukup bagus dalam memenuhi kewajibannya untuk membayar kredit setiap bulan, meskipun beberapa nasabah masih ada kendala, tetapi bisa terselesaikan.

“Bagus, meskipun yang namanya orang belum tentu bagus, tapi alhamdulillah Garut ini cenderung bagus,” katanya. (Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI