Warga Cikadawung Khawatir Rumahnya Tergerus Longsor Susulan

GARUT, (GE).- Intesitas hujan tinggi dalam sepekan terakhir berdampak pada beberapa wilayah di Kabupaten Garut, khususnya wilayah bertanah labil. Akibat guyuran hujan deras ini, salah satu pemukian warga yang berlokasi di atas tebing, tepatnya di Kampung Ciwalur, Desa Mekarasih, Kecamatan Malangbong sempat dikagetkan dengan longsoran tanah dekat rumahnya, Sabtu (4/2/2017).

Menurut beberapa warga setempat, salah satu penyebab tergerusnya tanah tebing ini diakibatkan oleh tergerusnya pohon bambu yang selama ini menjadi penahan tanah.

Meski tidak mengakibatkan korban jiwa, maupun materiil, warga yang bermukim di kawasan tersebut mengaku khawatir. Terlebih tanah di sekitarnya memang labil sehingga rawan terjadi longsor susulan.


“Tentunya kondisi seperi ini dikhawatirkan warga, khususnya yang bermukim di atas tanah yang labil. Sehingga ditakutkan terjadi longsor susulan,” tutur Sekdes Mekarasih, Nenden Saripah. Ahad (5/2/2017).

Ajan Kusdiana dan Wati, warga Kampung Cikadawung, Desa Mekaraasih, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, juga mengaku cemas jika sewaktu-waktu rumahnya ambruk tergerus longsor. Terlebih rumahnya berada di atas tebing tersebut.
“Merasa khawatir tentunya, apalagi jika kembali datang hujan deras. Kami cemas jika sewaktu-waktu rumah kami ambruk tergerus longsor,” ungkapnya.

Mereka berharap upaya dari pemerintah untuk membangunkan tembok penahan tanah (TPT) di sepanjang tebing Kampung Cikadawung.

“Kami berharap, pemerintah membuatkan TPT di daerah ini (Cikadawung) sehingga tanah yang rawan longsor tersebut bisa aman,” pungkasnya. ( TAF Senopati). ***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI