Wabup Kunjungi Siswi Korban Robohnya Tembok Gapura SD di Situgede

KARANGPAWITAN, (GE).- Nasib naas dialami Melani (10) salah seorang siswi SDN Situgede 1, Desa Situgede, Kecamatan Karangpawitan, Garut. Akibat kejadian ini, kaki gadis belia ini mengalami patah kaki setelah tertimpa tembok sekolah yang ambruk, Senin (1/2/ 2016).

Dari informasi yang dihimpun, anak dari pasangan Ashor dan Memeh warga Kampung Bongkor, Desa Situgede tersebut, sebelum terjadinya musibah, tengah bermain bersama temannya di belakang gerbang sekolah. Tiba-tiba tembok bangunan gapura sekolah yang sudah tua dan miring itu tiba-tiba roboh dan menimpa korban.

Odang, Ketua Komite Sekolah SDN. Situgede 1 mengaku tidak mengetahui persis penyebab ambruknya tembok yang memakan korban tersebut siswi ini, yang jelas tembok gapura itu memang sudah berusia tua, bahkan posisinya sudah miring.

“Tembok itu sebenarnya akan dirobohkan tetapi belum sempat,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan.

Dijelaskan, korban sempat dibawa ke Klinik terdekat di Karangpawitan untuk mendapat pertolongan. Namun karena lukanya cukup serius, korban terpaksa dilarikan ke RSUD. Dr. Slamet Garut.

“Kami keluarga besar SDN. Situgede 1 turut berduka cita atas musibah ini, setelah ini kita akan ratakan bangunan tersebut supaya tidak terjadi kepada siswa lainnya,” ungkapnya.

Mengetahui adanya musibah ini, Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman menyempatkan diri untuk menengok korban. Hemli menegaskan, kejadian ini merupakan pelajaran kepada sekolah lain untuk waspada terhadap bangunan yang sudah tidak terpakai dan dapat membahayakan.

Helmi juga menyayangkan kepada pihak sekolah, tidak segera meratakan bangunan gapura yang sudah tua dan miring tersebut. “Kalau bangunannya memang membahayakan, seharusnya segera diratakan. Kejadian ini harus jadi pelajaran bagi kita semua, tak terkecuali Pemkab Garut,” kata Helmi saat melayat di rumah korban, sabtu (13/2/2016).

Pada kesempatan itu juga Helmi memberikan santunan kepada keluarga korban untuk biaya pengobatan, karena kondisi korban masih harus berobat jalan ke rumah sakit pasca dilakukannya oprasi di RSUD. dr. Slamet Garut. (Tim GE)***