UPTD Pendidikan Resmi Dihapus, Disdik Garut Masih Menunggu Perbup UPT

KOTA, (GE).- Sidang Paripurna DPRD Garut, telah memutuskan penghapusan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan minggu lalu. Namun Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Mahmud belum dapat memberikan keterangan rinci, terkait tugas pokok dan fungsi (Tupoksi), serta petunjuk pelaksana, maupun petunjuk teknis tentang tata kelola pengganti UPTD Pendidikan. Nantinya nama UPTD akan diganti menjadi Unit Pelaksana Taknis (UPT) yang jumlahnya hanya sepuluh.

“Memang DPRD sudah menyetujui bahwa UPTD Pendidikan yang ada di 42 Kecamatan dihapus. Dan katanya di Garut itu hanya akan ada sekitar 10 UPTD. Tapi sampai saat ini kami belum tahu apa-apa,” kata Mahmud usai membuka pelatihan guru PAUD Se Kabupaten Garut di gedung Pendopo Selasa (30/8/16).

Mahmud menjelaskan, masalah pengganti UPTD masih menunggu Peraturan Bupati (Perbup) yang saat ini masih dalam proses pengkajian. Bisa saja seluruh kepala UPTD yang sekarang, diganti dengan yang baru, atau bisa juga sepuluh orang dari 42 kepala UPTD dipertahankan.

“Akan tetapi UPTD kecamatan mana yang akan dipertahankan dan siapa kepala UPTD yang akan diganti bagi kami tidak tahu. Karena Perbupnya juga masih dalam pengkajian. Nanti kalau Perbupnya sudah ada baru kami jelaskan, kalau sekarang saya juga belum tahu apa-apa,” katanya.

Namun begitu, Mahmud memastikan kalau Perbup itu akan turun dalam waktu dekat ini, atau paling lambat bulan depan semuanya sudah terang benderang. “Pokoknya masih dalam tahun ini Perbup itu akan turun, Saya mendengar satu kepala UPT akan membawahi 4 sampai 5 kecamatan terdekat. Memang seperti itu,” tuturnya.

Dikatakan Mahmud, kaitan dengan keberadaan UPTD, khususnya UPTD pendidikan, perlu adanya pengkajian mengenai sejauh mana Tupoksinya, termasuk beban kerja dan lain sebagainya. Terkait peranan UPT sebagai pengganti UPTD, yang mana hal itu nanti akan diputuskan oleh Peraturan Bupati.

“Sekarang kan Perbupnya sedang digodog. Untuk pastinya masih belum ada, baik itu nanti juga Sumber Daya Manusia nya bagaimana, titik mana saja yang akan dijadikan UPT,” imbuhnya.

Masih menurut Mahmud, perampingan UPTD itu jelas akan berdampak pada perampingan fungsional Kepala UPTD, termasuk aset UPTD Pendidikan saat ini. Seperti kantor, peralatan kerja dan sejenisnya dan itu masih dalam pengkajian. (Dief)***