“Untukmu Guru,” Muharram Ceria Bersama DPU-DT di SDN Cijambe III

CIKELET,(GE).- Rona kebahagiaan tampak jelas pada wajah wajah pelajar salah satu Sekolah Dasar di kawasan Garut selatan ini. Apa gerangan yang membuat kebahagiaan anak anak ini, sehingga pada saat itu keceriaan begitu membuncah lain ari biasanya?

Ternyata, pada Sabtu ( 22/10/2016) kemarin, SDN Cijambe III kedatangan tamu istimewa, rombongan salah satu lembaga zakat terkemuka, yakni Dompet Peduli Umat- Daarut Tauhid (DPU-DT). Pada kesempatan ini, DPU-DT bekerjasama dengan para donatur, seperti Ikatan Notaris Indonesia, Lazis PLN serta ibu ibu DPU-DT Garut, menggelar bhakti sosial berupa pemberian tas serta alat alat tulis sekolah kepada peserta didik di SDN Cijambe III, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.

Menurut, Asep Juhandi, S.Pd., yang merupakan pengurus DPU-DT Garut, program Muharram Ceria yang didukung komite sekolah, tokoh masyarakat, seperti H.Yahya ini merupakan acara rutin tahunan yang diadakan setiap pergantian tahun baru Islam (Hijriyah). Selain bhakti sosial, pada kesempatan ini digelar juga Bazar untuk warga sekitar sekolah.


Acara yang digagas DPU-DT ini tak pelak mendapatkan sambutan antusias dari warga sekitar. Keceriaan anak anakpun semakin bertambah, dengan ditampilkannya berbagai games edukatif, serta berbagai hiburan menarik, semisal penampilan seni pantomim dari para siswa itu sendiri.

“Alhamdulillah, sambutan masyarakat sekitar begitu antusias. Anak anak pun tampak larut dalam keceriaan dan kebahagiaan. Kita berharap, dengan adanya pogram Muharram Ceria ini, semua pelajar bisa memaknai pergantian tahun dengan makna yang positif, edukatif dan konstruktif untuk menyosngsong masa depan gemilang. Ya, salah satu diantaranya bisa meningkatkan pribadi pribadi yang shalih lahir bathin,” tutur Ustadz muda yang akrab disapa Asjun ini, seraya menebar senyum ramahnya.

Dalam penyelenggaraan program “Muharram Ceria” tahun ini (1438 H- 2016), DPU-DT mengangkat tema “Untukmu Guru.”  Tagline ini, kata Asjun, merupakan wujud kecintaan dan rasa hormat dengan profesi tenaga pendidik atau guru yang telah mencerdaskan anak bangsa.

“Tema tersebut kita ambil dengan harapan kita semua mampu memhami arti penting profesi seorang guru. Berkat kasih sayang guru, kita bisa membaca, menulis dan jauh dari itu semua kita bisa menjadi orang yang berilmu. Hormatilah para guru kita, karena dari merekalah peradaban tercipta.” Ungkap Asep, menegaskan. (ER)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI