Uniga Gulirkan Program Beasiswa Khusus, FPIK Siap Gratiskan Kuliah bagi Yatim Piatu

Dekan FPIK Universitas Garut (Uniga), Dr. Hj. Hilda Ainissyifa, M. Ag.

GARUT, (GE).- Baru-baru ini Universitas Garut membuka program beasiswa khusus bagi anak yatim piatu untuk bisa mengenyam pendidikan tinggi. Program beasiswa tersebut merupakan program perdana dari Uniga yang mulai diulirkan mulai tahun ajaran 2017-2018. Program beasiswa bagi anak yatim piatu tersebut dikhususkan bagi Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan (FPIK).

Menurut Dekan FPIK Uniga, Hilda Ainissyifa, pada tahun ajaran ini (2017-2018), akan direkrut sedikitnya  25 mahasiswa yang akan mengikuti program beasiswa yatim piatu.

“Di pelosok daerah Garut, banyak anak yatim piatu yang berpotensi secara akademik, namun tidak beruntung secara ekonomi. Mereka adalah insan potensial dalam pengembangan dirinya. Namun terkendala pembiayaan pendidikan. Dalam posisi ini,  kami ingin hadir membantu mengembangkan potensi mereka,” ungkap Hilda di Kampus Uniga, Jalan Samarang, Tarogong Kaler, Kabupaten Garut,  Selasa (26/9/17).


Dijelaskannya, para mahasiswa dalam program berasiswa tersebut akan ditempatkan di FPIK. Penempatan di fakultas tersebut dinilai penting, karena peluang menjadi guru agama di sekolah juga besar.  Para mahasiswa baru dari program berasiswa anak yatim piatu ini akan diterima melalui proses seleksi yang diadakan oleh pihak kampus.

“Terlebih dahulu kita survei ke rumahnya, observasi pada tokoh masyarakat di situ, agar beasiswa ini lebih tepat sasaran. Para mahasiswa yang akan mendapatkan beasiswa ini bisa melaksanakan perkuliahan secara gratis. Program ini merupakan wujud amal bakti kami, persembahan sederhana kami bagi kemajuan bangsa dan negara,” ungkapnya. (Tim GE/ Adv.)***

Editor: Kang Cep.

 

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI