UNBK SMP/Sederajat di Garut Hanya Digelar di 6 Sekolah, Siswa: Ah… Biasa Aja Ini Mirip Bimbel

SUASAN penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMPN 1 Garut, Selasa (2/5/17)/ Foto: Idrus A 'GE'.

GARUT, (GE).- Penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat SMP/ sederajat digelar serentak secara nasional mulai hari ini, Selasa (2/5/17).  Mayoritas sekolah di Garut ternyata masih belum bisa menyelenggarakan UNBK. Seperti tahun sebelumnya, minimnya fasilitas di sejumlah sekolah menjadi alasan klasik tidak digelarnya UNBK tahun 2017.

Dalam pelaksanaan UNBK SMP/ sederajat tahun ini, dari 366 sekolah setingkat SMP se Kabupaten Garut,  tercatat hanya 6 sekolah saja yang bisa menggelar UNBK. Dari 6 sekolah yang menggelar UNBK dua SMP berstatus negeri, sissanya 4 sekolah swasta.

Demikian diungkapkan Kepala SMPN 1 Garut, Ahmad Gunawan, disela-sela penyelenggaraan UNBK hari pertama, Selasa (2/5/17).


“Ya, masih banyak sekolah yang berlu bisa mengadsakan UNBK ini. Minimnya fasilitas menjadi salah satu penyebabnya. Di seklolah kami (SMPN 1 Garut/red.) untuk UNBK tahun ini, selain menyiapkan 134 unit komputer, juga kita menambah belasan laptop unit lkaptop,” kata Ahmad.

Menurutnya, di SMPN 1 Garut sendiri penyelenggaraan UNBK tahun ini merupakan yang kedua kalinya. Sementara itu, peserta UNBK di SMPN 1 jumlahnya mencapai 394 orang.

Larasati Nurliza, salah seorang  peserta UNBK mengaku, pelaksanaan unjian nasional ini biasa-biasa saja. Malah dikatakannya, tak ubahnya seperti bimbingan belajar di rumah.

“Ah, biasa saja, malah kayak belajar di rumah atau bimbel di sekolah.  Ada sih degdegan , tapi ya dijalanin aja,” tukasnya.

Di SMPN 1 Garut, gelaran UNBK ini dibagi tiga sesis waktu, pagi pukul 07.30, 10.30 dan siang pukul 12. 30 WIB.  Selain fasilitas komputer dan internet, Pamitia UNBK di SMPN 1 Garut juga memasang kamera tersembunyi (cctv) untuk mementau jalannya ujian.

“Kita pasang juga cctv untuk memantau jalannya UNBK ini. Selain itu AC juga kita pasang supaya rungannya adem. Alhamdulillah kami kerja juga berkoordinasi dengan PLN untuk antisipasi gangguan listrikm,” katanya. (Idrus A)***

Editor: Kang Cep.

 

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI