UMK Garut Direkomendasikan Naik di Atas Rp 1,5 Juta

PEMKAB, (GE).- Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Garut Hj. Elka Nurhakimah, menyebutkan, besaran UMK Garut untuk tahun depan (2017) telah disepakati. Penetapan UMK Garut sendiri dilakukan oleh Dewan Pengupahan seusai melaksanakan rapat dengan beberapa pihak terkait, semisal unsur serikat buruh, Apindo dan pemerintah, pada Rabu 26 Oktober 2016 lalu.

“Untuk besarannya, saya tidak bisa menyebutkan. Namun yang jelas di atas Rp1,5 juta,” kata Elka, Jumat (28/10/2016).

Dijelaskannya, penetapan UMK Garut saat ini mengacu pada PP No 78 Tahun 2015 tentang pengupahan. Rumus kenaikan upah minimum kabupaten ini didasarkan tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8,25 persen.


Sementara itu, Upah Miminum Kabupaten (UMK) Garut untuk 2017 mendatang direkomendasikan naik di atas Rp1,5 juta. Seperti diketahui, pada tahun 2016, UMK Garut hanya sebesar Rp1.421.625.

” Penentuan kebijakan kenaikan UMK tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, di mana pemerintah melakukan survey KHL (Kebutuhan Hidup Layak) sebanyak 64 komponen. Survey pasar sekarang tetap dilakukan, tapi tidak dijadikan acuan melainkan hanya perbandingan saja,” jelasnya.

Elka menambahkan, UMK Garut yang telah ditetapkan oleh Dewan Pengupahan sedang dalam proses penandatanganan rekomendasi oleh Bupati Garut. Ia memastikan rekomendasi UMK ini akan segera berada di meja Gubernur Jawa Barat sebelum tanggal 1 November 2016. (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI