Ukir Sejarah Baru, Garut Keluar Sebagai Juara Umum FLS2N Jabar

GARUT, (GE).- Sepanjang sejarah penyelenggaraan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), baru tahun 2017 Kabupaten Garut dapat meraih juara umum tingakat Provinsi Jawa Barat (Jabar). Raihan tersebut ditetapkan setelah siswa-siswi terbaik SMP di Garut mampu menjadi juara ke satu seni tradisional, juara ke tiga seni tari, juara ke tiga solo vokal dan harapan ke dua gitar solo. Dari lima kategori yang dilombakan Kabupaten Garut hanya satu mata lomba yang tidak menerima penghargaan yaitu dalam kategori cipta puisi.

PESERTA seni tradisional asal Garut saat menyuguhkan seni tradisional yang bertemakan banjir bandang Garut.*

Lomba FLS2N tingkat provinsi tersebut dilaksanakan di Bandung selama dua hari, Rabu dan Kamis (13-14/9/2017). Nantinya, seni tradisional dari SMPN 1 Cilawu akan mewakili Garut ke tingkat nasional yang akan di gelar di Surabaya pada tanggal 27-28 September 2017.

Kepala Bidang (Kabid) SMP, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Totong mengatakan, FLS2N tersebut memperlombakan lima cabang, diantaranya seni musik tradisional, seni tari, menyanyi solo, gitar solo, serta cipta dan baca puisi. Dari lima cabang tersebut, kata Totong, dari SMPN 1 Cilawu meraih Juara pertama pada cabang seni musik tradisional dan juara ke tiga cabang seni tari.


Sementara itu, pada cabang menyanyi solo, berhasil meraih juara ketiga dari SMPN 1 Malangbong. “Pada cabang gitar solo dari SMPN 4 Garut berhasil meraih juara harapan dua,” tuturnya.

PARA peserta FLS2Nmenunjukkan piala penghargaan usai mengikuti perlombaan di Bandung.*

Sementara itu, Ketua MKKS SMP Garut, yang juga Kepala SMPN 1 Cilawu, R. Yusuf Satria Gautama, S.Pd, mengaku bangga anak didiknya bisa memboyong dua penghargaan sekaligus. Selain itu, siswa dari sekolah lainnya pun tak kalah hebatnya. Sehingga prestasi ini bisa diraih secara bersama-sama.

“Ini kebanggaan untuk Kabupaten Garut. Pasalnya sejarah baru bisa dipecahkan tahun ini,” kata Yusuf kepada “GE”, Jumat (22/9/17).

Menurut Yusuf, raihan ini tentunya hasil kerja keras semua pihak terutama para kepala sekolah yang telah kompak mendukung kegiatan. Selain itu, Yusuf mengucapkan terimakasih atas dukungan dari Dinas Pendidikan Garut dan secara pribadi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Garut, Mamik Suligiono SH.

Sekali lagi, Yusuf mengaku, raihan prestasi ini merupakan hasil kerja sama semua pihak yang telah mempersiapkan sejak jauh hari. Sehingga para siswa yang akan berlomba pun mendapatkan rasa percaya diri yang tinggi.

“Terus terang saja, untuk meraih juara umum ini tidak gampang. Kita mempersiapkannya sejak enam bulan yang lalu. Jadi peserta yang akan berlomba sudah matang,” pungkasnya. (Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI