Tumbuhkan Budaya Gemar Membaca, SMPN 1 Cibatu Gulirkan Program “Readhaton”

SEBAGAI upaya untuk menumbuh kembangkan minat baca, khususnya di kalangan pelajar, belum lama ini SMPN 1 Cibatu menggulirkan program “Readhaton.” Program yang dikemas menarik ini merupakan upaya pengelola SMPN 1 Cibatu demi terwujudnya pelajar yang gemar membaca.

Program Readhaton yang digelar rutin tiap hari Jumat ini telah berlangsung sejak bulan September 2016. Secara bertahap program ini dilaksanakan oleh pelajar untuk tiap tingakatan kelas. Misalnya, untuk bulan September diikuti oleh siswa kelas IX, bulan Oktober kelas VIII, dan dimulai bulan November diikuti oleh seluruh siswa.

Dalam pelaksanaannya, program ini dilakukan sejak jam pertama pelajaran. Dalam erntang waktu di jam pertama pelajaran, para siswa melakukan program “Readhaton” selama 45 menit.


Demikian diungkapkan Kepala SMPN 1 Cibatu, Drs. Dedi Sutardi, M.Pd., terkait program unggulan di sekolah yang dipimpinnya.

“Ya, ini merupakan upaya kita untuk meningkatkan minat baca anak anak (siswa SMPN 1 Cibatu/red.) Kita juga mendukung program yang digulirkan Disdik Provinsi Jawa Barat, diantaranya Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dan program West Java Leader’s Reading Challenge (WJLRC),” ungkapnya.

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan pelajar, para guru juga ikut sertakan. Bahan bacaannya pun bermacam-macam jenis buku, mulai dari buku agama, novel, cerpen, ensiklopedia, majalah, dan yang lainnya. Bahkan ada juga yang membaca Al Quran dan terjemahannya.

Sementara itu, bahan bacaan atau buku dalam program ini sebagian besar merupakan koleksi pribadi, namun tidak sedikit pula yang meminjamnya dari perpustakaan sekolah. Melalui “Readhaton,” ini para siswa tidak hanya sekadar membaca, di akhir kegiatan perwakilan dari siswa akan menyampaikan garis besar isi buku yang telah dibacanya dihadapan para siswa dan para guru lainnnya.

“Banyak manfaat yang bisa didapatkan dari program ini (Readhaton/red) ini, Salah satu manfaat yang bisa diambil adalah menumbuhkan rasa ingin membaca serta meningkatkan sikap kedewasaan terhadap para siswa dan para guru,” ungkap Dedi Sutardi yang juga pembina progrman “Readhaton.”

Sebagian besar siswa mengaku sangat antusias mengikuti program “Readathon.” Ratu Dewi siswa kelas VIII A adalah salah seorang siswi yang merespon positif program membaca rame rame ini. Bahkan Ratu berharap program Readhaton ini digelar sesering mungkin.

“Bagus pokoknya, sering-seringlah diadakan kegiatan seperti ini. Kalo bisa waktunya ditambah sehingga bisa menambah ilmu, mengenal lebih banyak jenis-jenis buku dan akan menambah motivasi untuk lebih gemar membaca,” tuturnya. (DSF)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI