Tragedi Perkelahian Siswa SD Berujung Maut, Kak Seto: “Ini adalah Kecelakaan”

Seto Mulyadi Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI)./ foto: ISTIMEWA.

GARUT, (GE).- Baru-baru ini Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) menyatakan, tragedi tewasnya seorang siswa sekolah dasar (SD) akibat berkelahi dengan sesama teman sekelasnya di kawasan Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut adalah murni sebuah kecelakaan.

“Ini adalah kecelakaan dan tak dilakukan secara sengaja,” ujar Ketua LPAI, Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto, saat ditemui beberapa awak media di Mapolres Garut, Kamis (26/7/2018).

Menurutnya, dari pengakuan MH, MH ini hendak membela diri karena terus dipukuli FDL lalu meminjam gunting yang digunakan untuk pelajaran prakarya, maksudnya untuk menakut-nakuti FDL (korban).


“Malah meleset dan (gunting) menancap di kepala bagian belakang (FDL),” katanya.

Sementara itu, ayah korban, Feri (38), merasa terpukul karena harus ditinggal selama-selamanya oleh anak sulungnya tersebut.

“Orang tua mana yang tidak sedih ketika anaknya meninggal, tapi saya sudah ikhlas,” kata Feri saat dijmpai sejumlah wartawan di Kampung Barukai, Desa Margamulya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Selasa (24/7/2018).

Kendati demikian, atas kejadian tersebut, Feri telah membuat surat perjanjian dengan keluarga MH untuk diselesaikam saja secara kekeluargaan.

“Tidak mau menuntut apapun, karena ini musibah. Terus keluarga saya dengan keluarga MH memang ada tali keluarga,” katanya.

Ia pun mengatakan terduga pembunuhan pun masih berusia di bawah umur dan tidak sepantasnya mendapatkan hukuman sama dengan orang dewasa. “Orang tua MH juga mendampingi anak saya saat bolak balik rumah sakit,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang siswa SD bernama FDL (12), Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, tewas gara-gara berkelahi dengan teman sekelasnya MH (12) pada Sabtu (21/7/2018).

Tewasnya FDL ini, ditenggarai karena MH kesal dan menuduh FDL telah menghilangkan buku pelajaran. Selanjutnya, ada perkelahian di antaranya keduanya dan berujung meninggalnya FDL. (Memphis)***

Editor: ER.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI