Tolak LGBT dan Budaya Valentine Day, HTI DPD II Garut Gelar Aksi Himpun Tanda tangan Penolakan

KOTA, (GE).-  Puluhan aktivis Hizbut-Tahrir Indonesia (HTI) menggelar aksi kampanye penolakan legalisasi LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) serta budaya Valentine Day. Gelaran aksi yang mendapatkan sambutan antusias warga ini digelar di Car Free Day (CFD) Garut, Jalan Ahmad Yani, Minggu (14/2/2016).

Tampak dua buah spanduk penolakan berukuran cukup besar terpampang di depan Gedung Lasminingrat. Sejumlah warga pun terlihat antusias membubuhkan tanda tangan sebagai bukti penolakannya terhadap LGBT dan Valentine Day dalam dua spanduk yang disediakan para aktivis HTI.

Vina (20), salah seorang warga mengaku sangat tidak setuju dengan LGBT serta perayaan Valentine Day dan LGBT. Menurutnya LGBT dan Valentine Day ini adalah perbuatan dan budaya yang melanggar akidah fitrah manusia.

“LGBT itu jelas haram. Itu namanya menolak fitrah manusia itu sendiri. Dan juga melanggar aqidah Islam. Jika pemerintah melegalkan LGBT, ini sudah keterlaluan,” tutur gadis berhijab ini menegaskan.

Sementara itu, Ustadz Asep Suryana salah seorang aktivis HTI DPD II Garut, menegaskankan bahwa LGBT dan Valentine Day harus ditolak secara tegas karena sudah melanggar akidah Islam serta nilai-nilai kemanusiaan.

“Jelas harus kita tolak, itu penyimpangan yang membahayakan kelangsungan hidup manusia itu sendiri. Semuanya ada sanksinya. Pelaku homoseksual, laki-laki sesama jenis kalau sampai melakukan ‘liwath’, dalam Islam harus dihukum mati!” Tegasnya.

Masih di tempat yang sama, Ustadz Pendi Abdullah, salah seorang aktivis HTI lainnya menyebutkan, semua kebebabasan yang kebablasan seperti kemunculan LGBT ini merupakan akibat dari tidak diterapkannya syariah Islam dalam institusi pemerintahan.

“Saya kira, berbagai perbuatan menyimpang seperti LGBT ini akan sulit diberantas, selama syariah Islam tidak diterapkan secara kaffah dalam sebuah institusi pemerintahan. Sesuai tuntunan Rasulullah SAW, institusi pemerintahan Islam yang shahih itu adalah Khilafah Islamiyah, sebuah pemerintahan Islam global yang akan menaungi dan melindungi segenap kaum Muslimin di seluruh penjuru dunia.” Bebernya. (ER)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN