TNI Telusuri Pengikut Aliran Sensen Komara di Garut

Garut, (GE).- Khawatir terjadi tindakan di luar jalur hukum, Kodim 0611 Garut melakukan penelusuran para pengikut aliran Sensen Komara. Pengikut Sensen dianggap telah membuat kegaduhan dengan mengubah praktik ibadah umat islam.

Sensen Komara pendiri aliran agama yang dinilai sesat oleh MUI.

“Ternyata pengikut Sensen tak hanya mengubah arah kiblat jadi ke timur dan kalimah syahadat. Tapi adzan pun telah diubah,” kata Dandim Komandan Kodim 0611 Garut, Letkol Inf Asyraf Aziz, Selasa (11/12/18).

Dandim mengaku, saat ini anggotanya tengah melakukan pendataan warga yang diketahui sebagai pengikut Sensen Komara di seluruh wilayah Kabupaten Garut. Hal tersebut dilakukan untuk melakukan pemetaan jumlah dan juga termasuk lokasi mereka karena ajarannya sudah dinyatakan sesat dan menyimpang.

Dandim menyebutkan pascamencuatnya kasus Sensen Komara sebagai rasul harus disikapi dengan baik. Diantara langkah yang dilakukan pihaknya dengan langsung memerintahkan seluruh jajaran untuk melakukan pendataan warga yang menjadi pengikut Sensen.

Selain langlah pendataan jumlah pengikutnya, Dandim juga mengku sudah memerintahkan jika pengikut Sensen melakukan aktivitas tentang kepercayaannya untuk segera diingatkan. Karena menurutnya jika dibiarkan malah akan memicu konflik di masyarakat, atau bahkan tindakan yang tidak seharunya dilakukan kepada para pengikut ajaran yang menyimpang tersebut.

Selain itu, Dandim juga mengaku terus melakukan komunikasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga MUI Kabupaten Garut. Ia juga meminta agar masyarakat bisa menahan diri dan tidak melakukan aksi yang bisa memicu terjadinya perpecahan atau konflik di tengah masyarakat sehingga dimanfaatkan oleh segelintir orang atau kelompok.

“Untuk permasalahan Sensen ini percayakan kepada hukum yang ada di Indonesia dan jangan melakukan aksi diluar koridor hukum karena mungkin malah memicu persoalan baru. Informasi yang saya terima persoalan ini sudah ada dalam penanganan pihak kepolisian, dimana pembuat surat beserta keluarga sudah diperiksa,” ungkapnya. (MHI)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI