Tim Kuasa Hukum “RG” Bantah Kliennya Lakukan Sodomi

GARUT, (GE).- Terkait kasus pelecehan seksual terhadap siswa salah satu SMK di Garut yang diduga dilakukan “RG” alias E (23). Setelah dilakukan pemeriksaan pihak berwajib, Tim kuasa hukum “RG” dengan tegas membantah adanya perbuatan sodomi yang dilakukan kliennya.

“Kami klarifikasi bahwa klien kami tidak pernah melakukan sodomi terhadap siswanya. Ini untuk meluruskan pemberitaan yang muncul di sejumlah media massa selama ini,” ujar Risman Nuryadi, salah seorang Tim Pengacara dari Kantor Hukum Arip Akhbar,SH dan Rekan.

Menurut Risman, RG yang menjadi pembina Polisi Keamanan Sekolah (PKS) dan Polisi Siswa (Polsis) di salah satu SMK tersebut, menerapkan sistem rekrutmen anggota dengan sistem seperti di penerimaan kepolisian dan tentara.


Dia melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap siswa yang menjadi calon anggota PKS dan Polsi termasuk salah satunya memeriksa alat vital.

“Klien saya sama sekali tidak merasa melakukan pelecehan seksual karena menurutnya perbuatan itu merupakan hal yang lumrah untuk memeriksa kesehatan para calon anggota PKS dan Polisi,” kata Risman.

Dijelaskannya, saat ini pihak sekolah dan yayasan tempat kliennya sebelumnya bekerja sebagai pembina ekstrakurikuler, sudah menonaktifkan kliennya. Dengan demikian saat ini kliennya sudah tak ada hubungannya lagi dengan pihak sekolah dan yayasan.

“Penonaktifan dilakukan pihak sekolah secara resmi melalui surat. Kini klien kami sudah tak lagi menjadi pembina ekstrakurikuler di sekolah tersebut,” jelasnya. (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI