Tikus dan Wereng Serang Tanaman Padi, Sejumlah Area Pesawahan di Sukasenang Terancam Gagal Panen

ilustrasi.

GARUT,(GE).- Sejumlah petani di kawasan Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut ketar-ketir. Psalanya, dalam dua bulan tyerakhir area peswahan mereka ini diserang hama tikus, sehingga terancam gagal panen.

Menurut Kepala Desa Sukasenang, Iwan Ridwan, pihaknya kerapkali menerima keluhan dari petani terkait maraknya serangan hama tikus yang meyerang tananman padi. Hal ini sudah terjadi sejak dua bulan terakhir.

“Ya, banyak hama tikus yang menyerang areal sawah di desa kami. Banyak warga yang melapor dan mengeluhkan hal ini,” kata Kades Sukasenang, Senin (27/8/2018).


Dijelaskannya, para petani sudah berbagai upaya untuk mencegah serangan hama tikus. Namun. hingga saat ini belum membuahkan hasil. Selain tikus, para petani juga mengeluhkan maraknya serangan hama wereng terhadap tanaman padi mereka.

Kondisi tersebut membuat Kades Sukasenang prihatin. Terlebih serangan hama tikus dan wereng itu terjadi di saat para petani padi kesulitan mendapatkan air untuk mengairi sawahnya.

“Kasihan para petani yang sudah kesulitan akibat tanaman padinya kekeringan akibat sulitnya air, kini malah diserang hama tikus dan wereng,” katanya.

Berdasarkan laporan yang telah Kades Sukasenang, ada sekitar lima hektare areal sawah yang tanaman padinya rusak akibat serangan hama tikus dan wereng. Pihaknya akan langsung turun ke lapangan untuk melakukan pendataan terkait area sawah yang disreang hama tersebut.

Diharapkannya, pemerintah segera turun tangan untuk membantu kesulitan yang saat ini dialami para petani, khuususnya di Desa Sukasenang. “Selama ini ada penyuluhan oleh petugas dari Dinas Pertanian Kabupaten Garut, akan tetapi penyuluhan itu seringkali tidak tepat waktu. Seharusnya penyuluhan dapat dilakukan ketika mau memasuki musim kemarau atau cara mengantisipasi serangan hama,” tandasnya. (Tim GE)***

Editor: ER.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI