Tidak Mau Ketinggalan, Peringati Hardiknas Bupati Garut H. Rudy Gunawan Berikan Penghargaan Terhadap Sejumlah Guru

BUPATI Garut, H. Rudy Gunawan saat memberikan piagan penghargaan terhadap sejumlah guru di Garut, Senin (2/5/2016).*

KOTA, (GE).- Bupati Garut Rudy Gunawan menyerahkan penghargaan pada puncak acara peringatan Hari Pendidikan Nasional Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2016, di Lapang Otista Alun-alun, Senin (2/05/16). Sebanyak 36 orang terdiri dari Guru, Kepala Sekolah, pengawas serta Siswa SMA/SMK dan SMP serta Paudni menerima penghargaan atas berbagai raihan prestasi yang telah ditorehkannnya untuk dunia pendidikan di Kabupaten Garut Tahun 2016.

Katagori guru/kepala sekolah dan pengawas masing-masing diberikan kepada; Umu Apipudin, guru SDN Langensari  4 Tarogong Kaler; Imas Komariah, guru SMPN 2 Tarogong Kidul; Daryono, guru SMAN I Garut; Dedeh Kurniasih, Guru SMKN 10 Garut; Awan Sukandar, Kepala SDIT Miftahul Ulum Cisurupan; Salehati, Kepala SMP Tunas Harapan Cibatu; Usep Saptono, Kepala SMAN 16 Garut; Apip Saepul Bahri, Kepala SMKN 10 Garut; Dudung Koswara, Pengawas SD Kecamatan Tarogong Kidul; Mulyadi, Pengawas SMP; Marga Riswanda, Pengawas SMA dan Wawan Yogaswara, Pengawas SMK.

Untuk katagori Siswa SMA/SMK, penghargaan diberikan kepada; Galuh Indra Kusuma, SMA I Garut, Juara I OSN Tingkat Jawa Barat; Ka’bal Umam, SMAN 19 Garut, juara I Indosat Wireles Inovation contes tingkat Nasional; Abdul Latif, SMKN 3 Garut, Juara  I LKS Tingkat Jawa Barat; Elisa Yuliana Nurfadilah, SMKN I Garut, Juara III Atletik POPDA Jawa Barat; Aldi Mutiaransyah, SMKN I Garut, Juara I Atletik POSPEDA Jawa Barat; Khofifah Megasari, SMKN I Garut,  Juara III Ganda Putri POPWILDA Jawa Barat; Debi Oktavia, SMKN I Garut, peraih medali perak Kejuaraan Bulu Tangkis Pelajar Tingkat Nasional 2015.

Sementara untuk Katagori Siswa SMP, penghargaan diberikan kepada; Andre Kristian Gunaya, SMPN $ Garut, delapan besar tenis meja Thailand Open Tingkat Internasional Tahun 2016 dan juara I Kejurnas tenis meja 18 Tahun tingkat Nasional 2016; Muhamad Eksel, SMPN 4 Garut, juara II Motor Cross 250 CC Thailan Open Tingkat Internasional 2016, Juara I Motor Cross  City Indonesia 2016 di Palembang, Atlet Pemuda Terbaik Kemenpora 2016 dan juara I evalube 2016 Surabaya; Reyna Silva, SMPN 4 Garut, Juara I pencak silat JKTC5TGR tingkat ASEAN 2016; Rosa, SMPN 1 Cilawu, juara pencaksilat POPWIL dan POSPEDA Tingkat Jawa Barat 2016; SMPN I Cilawu, juara rampak gendang FLS2N tingkat Jawa Barat; Suci Sri Wahyuni dan Hana Siti Nazilah, SMPN I Cisurupan, Juara Ganda Putri Bulutangkis Milo High School 2015 Tingkat Nasional; Pearly damyanti, SMPN 2 Garut, Pembicara Sanitasi di Depan Presiden RI pada KSAN 2016; Desvy Rahma PM, SMPN I Cikajang, Juara Pencak  Silat Tingkat Jawa Barat 2015; Krsna Bayu, SMPN 2 Tarogong Kidul, Juara Pencak Silat ASEAN SCHOOL GAME 2015 Brunei Darrussalam; Mochamad Satria, SMPN 2 Tarogong Kidul, juara I Atkletik O2SN Tingkat Jawa Barat; Hasna Nasrotunnadwah, SMPN I Tarogong Kaler, Juara I MTQ Hifdil Quran Tingkat Nasional; Hikmat dan REZA, SMP 4 Tarogong Kidul dan SMP Muslimin Samarang, Juara I Ganda Putra Bulutangkis O2SN Tingkat Jawa Barat 2015; M Arsyi Fadilah, SMPN 2 Tarogong Kidul, Juara I Balap Sepeda Milk Series Tingkat Propinsi Jawa Barat 2016; SMP Terbula I Malangbong, Juara I Lomojari Tingkat Propinsi Jawa Barat 2016.

Dan untuk katagori PAUDNI, penghargaan diberikan kepada Aen Karnaen, LPK Jurnal Tarogong Kidul, Juara I lomba kursus berprestasi Tingkat Jawa Barat; Roni Nuroni, TBM AIUEO Singajaya, Juara 2 PTK  PAUDNI Tingkat Jawa Barat dan Endah Hendawati, SKB Cisurupan, Juara @ PTK PAUDNI Tingkat Jawa Barat.

Pada kesempatan tersebut Bupati juga menyerahkan Piagam Penghargaan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Anies Baswedan kepada sekolah-sekolah peraih Indeks Integritas dan  Ujian Nasional Tahun 2015 dengan angka tinggi ( diatas 80 ) tingkat  SMA/SMK/MA dan SMP/MTS Se- Kabupaten Garut. Penghargaan diberikan secarqa simbolis kepada; SMKN 3 Garut sebagai penyelenggara Ujian Nasional berbasis komputer. Katagori penyelenggara Ujian Negara berbasis PBT jenjang SMK diberikan kepada; SMKN I Garut, SMK YBKP3 Tarogong, SMKN 2 Garut, SMK Santana 2 Cibatu, SMK PGRI Wanaraja, SMK IT At-tajuliyah, SMK Ma’arif  Sukawening, SMK Ciledug Al Musaddadiyah Garut, SMK Pasundan 2 Garut, SMK Griya Mukti Silaawi.

Untuk katagori SMA, sebagai penyelanggara Ujian Negara berbasis PBT di berikan kepada masing-masing; SMA Islam  Cikuya Bungbulang; SMA YABAPA Garut; SMA Al-Hikmah Cibatu; SMAN 29 Garut; SMA Ma’arif Kadungora; SMA Islam Pesantren Galmasi; SMAN 26 Garut; SMA Muhammadiyah Kadungora; SMA YPI Pulosari Limbangan; SMAN 27 Garut.

Penghargaan mendikbud untuk penyelenggaran Ujian Negara berbasis PBT jengjang Madrasah Aliyah diberikan kepada; Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah Bojot; MA YPI Pulosari; MA Muallimin Muhamadiyah; MA Ma’arif I Malangbong; MA Daarul Ulum Sukaraja; MA Plus An-nur Cilawu; MA Muhammadiyah Plus Kadungora dan MA Persis Tarogong.

Sementara penghragaan untuk penyelenggara Ujian Nasional berbasis PBT jenjang SMP diberikan kepada; SMPN 1 Garut; SMPN 2 Garut; SMPN 3 Tarogong kidul; SMPN 2 Pasirwangi; Mts Alhidayah Sukawening; SMP Muhammadiyah Caringin; MTs Persis Tarogong; MTs Ma’arif Sukawening; Mts Muhammadiyah Depok Cisompet; SMP IT Bina Insan Cendikia dan SMP Miftahul Huda Samarang.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui Bupati Garut Rudy Gunawan  dalam sambutannya, mengajak semua pihak untuk ikut terlibat dalam memperluas dampak pendidikan. Masih banyak saudara-saudara sebangsa saat ini yang belum sepenuhnya merasakan kesempatan merasakan pendidikan. Dan menjadi tugas kitas semua untuk memastikan pendidikan benar-benar menjadi pelita.

Hari Pendidikan Nasional tahun ini bertemakan ”Nyalakan Pelita, Terangkan Cita-cita”. Kita ingin pendidikan benar-benar berperan sebagai pelita bagi setiap anak Indonesia yang akan membuatnya bisa melihat peluang, mendorong kemajuan, menumbuhkan karakter dan memberikan kejernihan dalam menata dan menyiapkan masa depan, tutur Anies.

Anies Baswedan melalui Bupati Garut menegaskan, menjadi tugas kita semua untuk memberikan ruang bagi anak-anak Indonesia untuk berkontribusi, memajukan dirinya, memajukan masyarakatnya, memajukan kebudayaan bangsanya. Rasa percaya dari orang dewasa kepada anak-anak untuk berkarya dan ikut membawa kebudayaan kita terus bergerak melangkah maju adalah kunci kemajuan negara. (Farhan SN)***