Terserang Tumor Jinak, Fitri Butuh Uluran Tangan Dermawan

FITRI (21) gadis penderita tumor, warga Kampung Leuweung Tiis, Desa Sukaraja, Kecamatan Banyuresmi, Garut, Jawa Barat.

USIANYA baru 21 tahun, Fitri namanya, anak dari Nanang dan Enung, keluarga teramat sederhana dari Kampung Leuweung Tiis, Desa Sukaraja, Kecamatan Banyuresmi, Garut, Jawa Barat. Saat ini, gadis berparas ayu ini tak bisa beraktivitas sebagaimana gadi s sebayanya, akibat penyakit yang diderita beberapa tahun terakhir ini. Ia telah divonis dokter menderita jenis penyakit langka, yakni tumor jinak di kaki kirinya.

Enung, ibunda dari Firi mengatakan, bahwa tidak menyangka buah hatinya harus menderita penyakit seberat ini. “Ya, gak menyangka, memmang sejak kecil ada bercak-bercak hitam dikakinya. Namun saya mengir abukan penyakit, setelah dewasa ternyata itu dinyatakan oleh dokter sebagai penyakit tumor jinak,” tuturnya, seraya menyeka air matanya, Minggu (15/11/2015).

Sebenarnya, pihak keluarga Fitri sudah berupaya mengobatinya di RSUD dr Slamet Garut, dengan menggunakan kArtu Jamkesmas. Hanya dua hari ia dirawat di RSUD dr Slamet, kemudian dirujuk ke RSU Hasan Sdikin Bandung. Akhirnya Fitri didiagnosa mengidap tumor jinak, lantas ia dirawat selama hampir dua bulan lamanya. Walau sudah dirawat dan diobati, penyakit yang diderita Fitri tetap saja belum sembuh. Mungkin karena hanya mengudakan obat alakadarnya. Maklum pengguna Jamkesmas.

“Ya, kepakas anak saya dibawa pulang, karena tak kunjung sembuh. Apalagi untuk biaya sehari-hari di RSU kan cukup besar untuk orang tak punya seperti saya.” Tuturnya, sambil terisak menahan tangis.

Sepulangnya dari RS Hasan Sadikin Bandung , beberapa benjolan di kaki kiri Fitri, dari waktu ke waktu malah kian membengkak. Bahkan, jika benjolan itu pecah mengeluarkan nanah, dan disaat itu Fitri harus menahan sakit yang luar biasa.

“Kasihan Fitri, hampir setiap malamnya tidak bisa tidur karena harus menahan rasa sakit di kakinya malahan badanya sering panas,” ungkap Enung, seraya berkaca kaca, sambil menatap kosong anaknya.

Keluarga Fitri kini hanya bisa berharap, ada donatur atau dermawan yang berkenan membantu untuk kesembuhan Fitri. Karena untuk penyakit berat yang diderita Fitri ini diperlukan biaya yang tidak sedikit. “Saya berharap ada yang peduli untuk kesembuhan anak kami. Kepada bapak bupati, bapak gubernur atau siapapun yang bisa membantu mengobati kesembuhan Fitri.” Harapnya. (KUS KUSWARA).***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN