Ternyata, Mesiu Pertama kali Ditemukan Umat Islam

PERADABAN gemilang umat Islam telah tercatat dalam tinta emas sejarah. Beratus tahun lamanya Islam sempat memimpin hampir separuh dunia dengan sistem Islamnya. Sisa-sia kejayaan Islam hingga kini bisa kita lihat dan dibuktikan, mulai dari ilmu alam, tekhnologi, kedokteran hingga matematika. Terkadang kita tidak menyadari bahwasanya umat Islam itu memiliki kecerdasan dan kekuatan yang luar biasa.

Lihatlah sejarah perkembangan umat Islam di masa lalu. Berawal dari ketidaktahuan umat Islam, hingga Rasulullah SAW datang menerangi, membuat umat Islam berpikir maju ke depan.

Banyak karya-karya umat Islam yang sampai sekarang begitu berpengaruh. Tapi, mengapa umat Islam tidak berjaya sekarang ini? Nah, hal ini salah satunya akibat adanya pencurian ilmu di masa perang salib. Ya, buku-buku keilmuan diambil, hingga merekalah (kaumkafir) yang mempelajari dan mengembangkannya lebih lanjut.

Salah satu hasil penemuan umat Islam yang sangat berpengaruh ialah mesiu. Bubuk mesiu atau bubuk hitam adalah bahan peledak yang terbuat dari campuran belerang, arang, dan kalium nitrat, yang bisa membakar sangat cepat dan bahan pendorong pada senjata api dan kembang api.

Sering disebut bahwa pencipta mesiu adalah orang China. Penelitian yang dilakukan oleh Reinaud dan Fave, jelas menunjukkan bahwa walaupun orang China telah menemukan kalium nitrat (saltpetre) dan penggunaannya dalam petasan dan kembang api, tetapi Islam tetap menjadi penemu pertama mesiu sebagai satu bahan peledak yang bisa melontarkan peluru. Artinya, yang membuat senjata api untuk pertama kalinya ialah umat Islam.

Mereka telah menggunakan bahan penting ini pada tahun 1342 M, untuk mempertahakan Algericas (sebuah kota di selatan Spanyol) di seberang selat Gilbraltar ketika diserang oleh Alphonse ke-11 (1311-1350 M). Mesiu tersebut diperkenalkan di Eropa baru pada abad ke-14 M dan bukan diciptakan di Eropa. Menurut The New Columbia Encyclopedia (1975) (1165) “Roger Bacon” (1214-1292) selalu dihubungkan dengan penemuan mesiu, tetapi fakta-fakta menunjukan bahwa beliau mengetahuinya dari sumber orang islam, dan dikenalkan ke Eropa oleh orang Islam dari Spanyol. (islampos/GE) ***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN