Terminal Tidak Difungsikan, Pasar Andir Sepi Pengunjung

BANYONGBONG, (GE).- Terminal Andir Bayongbong, Kabupaten Garut tidak difungsikan dengan baik. Para petugas Dinas Perhubungan (Dishub) menjalankan aktivitas sehari-harinya di Pertigaan Simpang, Kecamatan Bayongbong.

Akibatnya, Pasar Andir Bayongbong jadi sepi pembeli. Berbeda dengan Pasar Simpang yang notabene tempat transaksi jual beli illegal lebih ramai karena angkutan kendaraan umum mayoritas berada disana.

“Dengan tidak berfungsinya Terminal mengakibatkan berkurangnya pengunjung yang datang,” kata salah seorang pedagang di Pasar Andir Bayongbong, Rabu (20/7/2016).

Para pedagang berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut melalui Dishub kembali memfungsikan Terminal yang kini lebih berperan sebagai tempat sarana hiburan malam saja.

Salah seorang IRT asal Kecamatan Bayongbong, Lina mengaku malas belanja ke Pasar Andir. Pasalnya, angkutan umum semua berhenti di daerah Simpang.

“Karena kendaraan angkutan berhenti di Simpang, ya secara otomatis saya pun belanja kebutuhan sehari-hari di Pasar Simpang kang, karena kalau ke Pasar Andir mesti naik ojek lagi,” singkat Lina.

Secara terpisah, anggota DPRD Garut, Dadang Sudrajat menyayangkan tidak berfungsinya Terminal Andir Bayongbong. Bagaimana tidak, membangun terminal tersebut menggunakan APBD yang jumlahnya tidak sedikit.

Karenanya, dia akan memanggil Kepala Dinas Perhubungan untuk dimintai keterangan terkait tidak memfungsikannya Terminal Andir Bayongbong.

“Saya atas nama wakil rakyat dari daerah Pemilihan (Dapil) 2 sangat menyayangkannya. Usai Bimbingan Teknis (Bimtek) akan memanggil Kadishub untuk dimintai keterangannya,” pungkas Dadang. (Farhan SN)***