Terkait Tewasnya Fauzan, Pihak Hotel Sampireun Siap Jalani Proses Hukum

SAMARANG, (GE).- Melalui Bidang Humas Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Garut, Pengelola Hotel Sampireun mengaku siap menghadapi proses hukum dalam menyikapi kasus meninggalnya tamu hotel asal Medan. Pihak Hotel Sampireun sendiri menganggap jika kasus tersebut sudah selesai karena keluarga korban menyebut jika kejadian tersebut merupakan musibah.

Humas PHRI Garut, Janur M Bagus mengatakan, kasus yang menimpa tamu di hotel Kampung Sampireun merupakan sebuah insiden yang tidak diharapkan. Hal ini dikarenakan selama ini pihak manajemen mengaku sudah melaksanakan standar operasional prosedur sebagaimana mestinya.

“Sampireun ini tersertifikat dalam semuanya karena termasuk hotel bintang tiga. Saat kejadian kemarin itu manajemen sudah menjalankan SOP yang semestinya. Dan meski ada kejadian itu, hotel tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa saja, melayani tamu, dan tidak ada satupun tamu yang membatalkan pasca kejadian kemarin,” ujarnya, Kamis (25/8/ 2016).

Saat ditanya akan adanya tim khusus yang melakukan pengecekan kondisi kesiapan ruangan yang digunakan tamu, diakui hal tersebut sudah dilakukan manajemen sebelum digunakan dan dinyatakan aman. Apalagi korban sendiri terkena kejadian setelah beberapa saat sebelumnya digunakan oleh tamu lainnya dan tidak terjadi apa-apa.

“Jadi ini musibah, dan hal itu pun disadari oleh pihak keluarga korban sehingga menganggap kejadian yang menimpa salah satu keluarganya itu musibah, jadi kami menggap hal ini selesai. Sebagai bentu tanggung jawab pengelola hotel, jasad korban langsung diantarkan oleh direksi ke rumah duka dan sudah dimakamkan hari ini (kemarin) di kampung halamannya dan korban mendapatkan asuransi jiwa,” katanya.

Diungkapkannya, pihak manajemen sendiri dalam menyikapi kasus ini menyerahkan sepenuhnya kepda pihak kepolisian dan siap mengikuti proses hukum yang berlaku. Dan ia pun menjamin meski ada beberapa ruangan yang digunakan serupa dengan yang lainnya, ia menjamin jika semuanya aman digunakan oleh wisatawan. (Tim GE)***