Terjadi Pergerakan Tanah, Warga Kampung Paseh Lebak Khawatirkan Longsor

GARUT,(GE).- Retakan tanah dan tanah longsor yang terjadi di Kampung Paseh Lebak, Desa Panjiwangi, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (1/12/2016)

pagi, membuat warga sekitar resah. Warga khawatir jika sewaktu waktu terjadi longsor susulan.

Pasalnya, lokasi pergerakan tanah yang disertai longsor tersebut berada tepat beberapa meter saja disamping pemukiman warga.


“Saya takut sewaktu waktu ada longsor susulan, karena lokasi longsor berada kurang lebih 7 meter dari rumah saya,” ujar Doni, salah seorang warga Kampung Paseh Lebak, Kamis (1/12/2016)

Disebutkannya, kini ada 10 rumah warga di Kampung Paseh Lebak yang terancam tanah longsor. Namun hingga saat ini, baik dirinya maupun warga yang lain belum berpikir untuk mengungsi, dengan alasan tidak ada tempat lain lagi yang bisa ditempati.

“Ada sekitar 10 rumah lah yang terancam tergerus longsor susulan, karena berada tak jauh dari lokasi longsor sebelumnya. Kami belum terpikir untuk ngungsi. Soalnya mau kemana ? gak ada lagi tempat yang bisa disinggahi, karena sodara-sodara saya rumahnya diluar kota semua,” jelasnya.

Sementara itu BPBD Kabupaten Garut melalui Kepala Seksi Kesiapsiagaan, Tubagus Agus Sofyan, mengatakan, di wilayah Kabupaten Garut curah hujan masih sangat tinggi, kemungkinan hingga bulan Januari 2017 mendatang.

“Ya, harus tetap waspada, curah hujan di wilayah Garut dan sekitarnya masih cukup tinggi. kami memperkirakan curah hujan tinggi ini akan berlangsung hingga minggu ke-2 bulan Januari 2017,” ungkapnya . (Aden)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI