Tergerus Derasnya Air Sungai, Jembatan Ciawitali Hampir Terputus

PAKENJENG,(GE).- Tingginya intensitas hujan di hampir seluruh wilayah Garut berdampak pada rusaknya sebagian infrastruktur. Di beberapa wilayah selatan Garut yang kondisi tanhanya labil, curah hujan tinggi menjadi tentu harus menjadi perhatian khsus semua pihak.

Jembatan Ciawitali di yang berada di Kampung Peer, Desa Mangunjaya, Kecamatan Pakenjeng, Garut menjadai salah satu infrastruktur yang rusak terdampak derasnya air. Bahkan jembatan vital ini hampir putus setelah air dari Sungai Ciawitali meluap deras dan nghantam pondasi jembatan.

Kapolsek Pakenjeng, AKP Taka, menyebutkan, jembatan sepanjang 20 meter dan lebar 4 meter itu kini hanya bisa dilewati kendaraan roda dua saja. Dengan rusaknya jembatan ini aktivitas wargapun terganggu.


“Pada hari Sabtu (29/10/2016/red) sekitar pukul 15.00. Jembatan tersebut menghubungkan ke Desa Wangunjaya ini rusak, bahkan hampir terputus,” ungkap Kapolsek Pakenjeng, Minggu (30/10/ 2016).

Dijelaskannya, rusaknya jembatan Ciawitali ini merupakan dampak dari hujan deras yang mengguyur wilayah sekitar, sihingga luapan air sungaii menggerus pondasi jembatan. Disamping itu, posisi jembatan juga berada di antara dua sungai yakni Ciawitali dan Cikandang.

“Tanah di sana juga labil. Daerahnya memang rawan terjadi longsor,” tandasnya.

Ambrolnya jembatan ini tidak sampai menelan korban jiwa. Hanya saja kerugian materiil dperkirakan hingga Rp 200 juta. Warga di stempat berharap, jembatan iawitali bisa segera diperbaiki, karena dengan jembatan inilah satu satunya akses penghubung ke dua wilayah sehingga bisa melakukan aktivitas. (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI