Tercemar Limbah Pabrik, Petani Bojong Larang Merugi

KOTA, (GE).- Datangnya musim panen ternyata tidak selalu mendatangkan keuntungan yang berlipat bagi para petani. Para petani padi di kawasan Kampung Bojong Larang, Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, baru baru ini mengaku merugi karean gagal panen.

Bukannya mendapat untung dari hasil panen, mereka malah merugi hingga jutaan rupiah lantaran lahan pertaniannya tercemar oleh limbah pabrik pengolahan kulit yang berada tepat di pinggir persawahan mereka.

Misbah (56) salah seorng petani setempat, mengaku rugi Rp 4 juta rupiah, akibat hasil tanaman padi miliknya rusak tercemar limbah. Dijelaskannya, dari total 1600 meter lahan padi miliknya, biasanya bisa menghasilkan 1, 2 ton beras mentah, namun kini hanya menghasilkan 4 kuintal gabah saja.


“ Bukan buruk lagi, tapi saya rugi, biasanya bisa dapat laba 5 jutaan, sekarang cuman dapet satu jutaan lah dari 1.600 meter. Limbah itu merusak padi, hasilnya jadi gak bening dan gampang remuk,” keluhnya, Rabu (2/11/2016)

Diharapkannya agar pemerintah segera menindak para pemilik pabrik yang membuang limbah ke sawah. “Saya berharap, semoga pemerintah bisa bertindak tegas lah, kasian kan kami ini penghasilan cuman dari sini saja (pertanian/ red.), ” harapnya. (KIM)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI