Tanjakan Panganten Garut Kembali Menelan Korban, Satu Orang Tewas di Tempat

GARUT, (GE).- Tanjakan Panganten yang dikenal rawan kecelakaan kembali menelan korban. Seorang tewas dan lima orang mengalami luka berat.

Kecelakaan maut tersebut terjadi karena tabrakan mobil box dengan sepeda motor di Tanjakan Panganten tepatnya di Jalan Cisandaan, Desa Pananjung, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (23/11/18). Mobil dan sepeda motor yang bertabrakan masul ke dasar jurang.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, AKP Rizky Adi Saputro mengatakan, korban yang meninggal dunia yakni penumpang truk box Jajang Ruhiat (33) warga Garut Kota dan lima orang yang terlibat dalam tabrakan tersebut mengalami luka berat.

“Akibat kejadian tersebut di atas mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka, satu orang meninggal dunia serta kedua kendaraan rusak,” kata Rizky.

Ia menuturkan, insiden itu bermula ketika kendaraan truk nomor polisi B 9576 UXS dikemudikan Deden dan dua orang penumpang yakni Ihsan dan Jajang Ruhiat yang melaju dari arah Pamulihan menuju Kecamatan Pakenjeng.

Insiden itu terjadi di lokasi jalan yang menurun dan menikung ke kanan, kemudian datang sepeda motor dari arah berlawanan hingga akhirnya terjadi tabrakan.

“Sewaktu melintasi jalan menurun dan menikung ke kanan, truk bergerak ke kanan jalan kemudian bertabrakan dengan sepeda motor,” katanya.

Sepeda motor yang dikemudikan Jajang Hidayat dengan membonceng dua orang itu terjatuh, sedangkan truk yang berusaha mengendalikan laju kendaraan akhirnya masuk jurang.

Akibat peristiwa itu, seorang penumpang truk meninggal dunia, sopir dan satu penumpang lainnya hanya luka ringan, termasuk pengendara sepeda motor selamat namun harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

“Kepolisian sudah mengidentifikasi korban, dan mengamankan kendaraan yang terlibat,” katanya.

Menjrut Rizky, Tanjakan Panganten memang menjadi salah satu titik rawan lecelakaan. Minimnya rambu lalulintas dan kondisi medan yang curam membuat kecelakaan kerap terjadi.

Ia mengimbau kepada pengendara agar meningkatkam kewaspadaan saat akan melintas di Tanjakan Panganten.

“Memang kontur jalannya menanjak. Selain itu berkelok tajam. Jadi pengguna jalan harus ekstra hati-hati,” pungkasnya. (MHI)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI