Tampar Bendahara Desa, Kades Cimurah Dituntut Mundur Warga besama BPD

SEJUMLAH Warga Desa Cimurah saat mendatangai Kantor Kecamatan Karangpawitan untuk menyampaikan aspirasinya, Selasa (03/04/2016)

KARANGPAWITA,(GE).- Dipici perilaku tak terputji kepala desanya, Badan Pemerintahan Desa (BPD) Cimurah, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut bersama sejumlah warga setempat mendatangi kantor Kecamatan Karangpawitan. Kedatangan mereka ini untuk menuntut Kepala Desa Cimurah untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Tuntutan warga ini merupakan buntut dari tindakan Kadesnya yang menganiaya bendahara desa. Selasa (03/04/2016).

“Kami datang ke sini (Kantor Kecamatan/ red) tak lain untuk menyampaikan aspirasinya terkait tindakan tidak terpuji Kepala Desa yang menampar bendahara desa,” tutur salah seorang warga.

Sementara itu, Enjang Saherudin yang merupakan korban dalam kasus ini, mengakui dirinya dipukul di bagian kepala saat hendak menunggu rekannya yang memegang kunci salahsatu ruangan Kades.

“Saat itu, Kades yang tiba-tiba datang langsung mempertanyakan kunci. Saya katakan saya tidak pegang kunci. Saya bilang kunci dipegang oleh rekan saya. Namun ia (Kades Cimurah) malah menampar saya,” ungkapnya.

Terkait kasus ini, Rena Sudrajat yang merupakan Camat Karangpawitan berjanji dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar sidang khusus terkait penyelesaian sejumlah permasalahan yang terjadi di Desa Cimurah.

“Ya, terkait kasus ini, apa yang disampaikan tadi , baik itu dari BPD maupun warga nanti untuk disampaikan di persidangan BPD untuk dipertanyakan dan dimintau keterangan kepada kepala desa. Apapun yang merupakan keputusan sidang BPD itu adalah merupakan keputusan hukum yang harus dihormati sehingga kaitannya dengan kedua tuntutan baik itu tentang diberhentikan dan mundurnya kepala desa itu nanti tergantung keputusan sidang,” jelasnya. ( Idrus Andriawan)***