Talegong Bentuk Kampung Siaga Bencana

TALEGONG,(GE).- Memasuki musim penghujan, kawasan Garut selatan rawan terjadi bencana alam tanah longsor. Untuk mengantisipasi hal tersebut Kecamatan Talegong membentuk kampung siaga bencana (KSB) yang dipusatkan di Desa Sukamulya.

Dikatakan Ketua Kampung Siaga Bencana Kecamatan Talegong, Sutaryana, S.Ag, pembentukan kampung siaga bencana sudah direncanakan sejak adanya bencana alam tanah longsor yang menimpa Kampung Pasir Angin Desa Sukamulya pada tahun 2012 lalu. Selain itu, bencana pergeseran tanah yang terjadi di 3 desa di Kecamatan Talegong yakni Desa Sukamulya, Mekarmulya dan Desa Selaawi yang terjadi pada akhir Desember 2014.

“Semua anggota KSB yang beranggotakan 60 orang semuanya sudah dibimbing dan dilatih,” ujarnya.

Adapun tujuan dibentuknya Kampung Siaga Bencana yaitu melatih masyarakat agar ketika terjadi bencana alam dapat melakukan pertolongan pertama (tanggap darurat) dengan Standar Oprasional Prosedur (SOP). Sehingga masyarakat memahami apa yang harus dilakukan sebelum datangnya bantuan dari pemerintah.

Ditemui terpisah, Kepala Desa Sukamulya, Sahman, berharap, anggota KSB mampu mengaplikasikan ilmu yang sudah didapat selama latihan dalam menanggulangi kejadian bencana alam berdasarkan SOP yang disesuaikan dengan kearipan lokal, serta memahami cara-cara penanggulangan bencana.(Deni-Siti)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN