Tak Kunjung Dapat Bantuan Rehab, Satu Ruang Kelas di SDN Cihikeu 1 Mubazir

BUNGBULANG, (GE).- Seharusnya fasilitas pendidikan yang ada bisa difungsikan sebagaimana mestinya. Sehingga fasilitas tersebut bisa bermanfaat, tidak terkesan mubazir. Demikian diungkapkan Bahtiar (48) salah seorang wali murid di SDN Cihikeu 1 Kecamatan Bungbulang, Garut.Bahtiar menyayangkan saat melihat salah satu ruang kelas di sekolah tersebut, dibiarkan begitu saja.

“Ya, sayang satu ruang kelas dbiarkan mubazir. Seharusnya kan bisa dimanfaatkan untuk kegitan sekolah,” tuturnya, Rabu (30/11/2016).

Selama ini SDN Cihikeu 1 merupakan salah satu fasilitas pendidikan tingkat dasar andalan bagi warga Kampung Nagrak, Desa Cihikeu, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garu. Menurut Supratman, S.Pd., salah seorang staff pendidik di SDN Cihikeu 1, meski ruang kelas tersebut tak difungsikan, sebenarnya proses Kegiatan Kelajar Mengajar (KBM) di sekolahnya kancar lancar saja.


” Memang satu ruang kelas itu tidak difungsikan, karena kondisinya tidak memungkinkan. Sudah rusal dan lapuk dimakan usia. Sejak awal di bangun sekitar tahun 1982 hingga saat ini belum tersentuh bantuan dari pemerintah. Itulah sebanya bangunan ruang kelas rusak parah. Kalau KBM selama ini berjalan lancar lancar saja. Hanya sayang saja itu ruangan mubazir. Kami berharap pemerintah segera memberikan bantuan untuk rehab berat, dan bangunan tersebut bisa difungsikan kembali.” Ungkapnya.

Dijelaskannya, saat SDN Cihikeu 1 belum memiliki ruang perpustakaan dan kantor. Untuk menjalankan proses KBM, sekolah ini hanya memiliki 6 ruangan kelas, satu ruangan diantaranya merangkap sebagai kantor. (Siti)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI