Tak Hiraukan Peringatan, Warga Banjaran Tewas Digulung Ombak Pantai Santolo

ilustrasi

GARUT, (GE).-  Nekat berenang di saat peringatan tingginya gelombang masih diberlakukan, ZA (30), warga Perum Tirta Regency, Kampung Langonsari, Kecamatan Pameungpeuk Banjaran, Kabupaten Bandung, tergulung ombak besar, saat berenang di Pantai Pajaringan, Santolo, Garut, Jawa Barat, Sabtu (20/01/2018).

“Korban tenggelam sekitar 30 menit dan terbawa arus ke tengah pantai,” ungkap Kepala Satpolairud Polres Garut, AKP Tri Andr, Minggu (21/1/2018).

Tri Andri mengungkapkani, insiden tersebut terjadi pada Sabtu (20/01/2018) sekira pukul 14.00 WIB siang. Saat itu korban bersama Deni Prayogi, (33) yang merupakan rekannya, nekat berenang di bibir pantai padahal sebelumnya banyak warga sekitar dan pengunjung, mengingatkan agar keduanya tidak berenang.


Namun himbauan itu tidak hiraukannya, hingga akhirnya gelombang pasang air laut pantai selatan Garut menggulun dan meneggelamkannya. ” Kemarin (20/1/2018) ombak besar tiba-tiba datang dan menyeret keduanya, satu orang dapat diselamatkan dan yang satu lagi tenggelam,”  jelasnya.

Satu korban berhasil diselamatkan, sementara seorang korban lagi baru ditemukan sekira 30 menit kemudian. “Saat ditemukan korban sudah meninggal dunia dan dilarikan ke puskesmas Cikelet,” ujarnya.

Andri menambahkan, saat ini kondisi angin kencang dan gelombang kuat masih melanda sepanjang pesisir pantai Garut Selatan. Para pengunjung dan nelayan sekitar, diharapkan tetap waspada terhadap perubahan iklim tersebut. (Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI