Tak Hanya di Solo, Ternyata di Garut Juga Ada Kampung Jokowi

Salah satu sudut Kampoeng Jokowi, di kawasan perkebunan PTPN VII, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, lengkap dengan patungnya./ foto: Andri/GE.

GARUT,(GE).- Selama ini sebagai masyarakat mengetahui kampung halaman presiden Jokowi adalah di kota Solo, Jawa Tengah. Namun, belakangan ini salah satu wilayah di Kabupaten Garut “memproklamirkan” salah satu wilayahnya sebagai “Kampoeng Jokowi.

”Belakangan diketahui, Kampoeng Jokowi ini diketahui berada di kawasan Perkebunan Teh PTPN VIII Dayeuh Manggung, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.

Warga sekitar perkebunan itu menamai kampungnya dengan Kampoeng Jokowi ternyata hanya sebuah singkatan saja untuk sebuah objek wisata baru di kawasan tersebut. Jokowi menurut versi warga kampung tersebut adalah kependekan dari “Jadikan Olehmu Kebun Dayeuh Manggung Menjadi Objek Wisata.”


Selain mengubah nama Kampungnya, warga Kampoeng Jokowi juga menata kampungnya sedemikain rupa. Misalnya berbagai tanaman hias mempercantik setiap rumah, pekarangan serta halaman sempit dengan aneka hiasan yang berbahan barang bekas yang didaur ulang.

Kampoeng Jokowi  yang saat ini memiliki penduduk 90 Kepala Keluarga (KK), berharap menjadi salah satu destinasi wisata yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatwan yang berkunjung ke Garut.

Menurut Asep Jatnika, penggas Kampoeng Jokowi yang juga pejabat administratur di PTPN VIII Nusantara Dayeuh Manggung, Garut, perubahan nama dan tatanan kampung tersebut sudah berjalan selama enam bulan. Sebelum dirubah naman kampung ini bernama Kampung Cipinang.

“Ya, kampung ini pun sama halnya dengan nama jokowi ini, dari bawah merangkak dan menjadi besar dan dikenal di Indonesia. Jadi Jokowi ini keinginan warga di sini mengartikannya itu jadikan, o nya itu olehmu, ka nya itu kebun Dayeuhmanggung, o, w dan i artinya objek wisata indah. Ini karya nyata yang dilakukan warga Kampung Jokowi yang ingin membuktikan dengan kemmpuannya menjadikan kampung jokowi ini menjadi kampung yang lebih indah, dengan kesederhanaan ala kampung dengan modal semangat dan kemampuan untuk menjadikan destinasi wisata,” urainya.

SALAH satu sudut Kampoeng Jokowi tampak asri dengan berbagai tanaman hias di halaman rumah./ foto: Andri/GE.***

Selain menata halaman rumah, warga juga membangun balai pertemuan dengan nama ‘ Balai Pertemuan Jokowi. Sementara itu, beragam lukisan didinding rumah rumah warga pun menegaskan diri sebagi sebuah kampung wisata.

Sejauh ini, sejumah pengunjung cukup tertarik dengan keberadaan “Kampoeng Jokowi,” Para pengunjung yang datang ke kawasan wisata baru tersebut, tampak asyik berswafoto dengan latar belakang perkampungan asri yang penuh warna.

“Kampungnya enak sejuk, banyak lukisan-lukisannya. Bagus buat poto-poto, kalau ke sini (Kampoeng Jokowi” enaknya sama teman atau keluarga soalnya tempatnya cocok buat ber-selfie ria, “ tutur Nadia, sa;ah seorang pengunjung, Minggu (20/8/2017).

Rencananya, warga dan pengelola Kampoeng Jokowi akan terus berhias dan membenahi kampungnya, sehingga lebih menarik wisatwan. Untuk legalitas resmi kawasan tersebut, warga setempat telah mendaftarkan Kampoeng Jokowi ke pihak Pemerintah Daerah Garut. (Andri)***

Editor: Kang Cep.

 

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI