Tuntut Bupati Sediakan Rumah Tinggal Baru, Korban Pergerakan Tanah Cisompet Turun ke Jalan

GARUT, (GE).- Menuntut janji Bupati Garut, Rudy Gunawan, ratusan korban pergerakan tanah yang terjadi di Cisompet, wilayah selatan Kabupaten Garut pada Februari 2016 lalu, gelar aksi demonstrasi ke Kantor Bupati Garut, Kamis (24/8/2017). Mereka menuntut pemerintah segera memenuhi janjinya untuk menyediakan rumah tinggal baru.

Para demonstran itu merupakan warga yang berasal dari Kampung Sawah Hilir, Desa Sindangsari, Cisompet, Garut. Menurut Ipin (63), salah seorang peserta aksi, demonstrasi ini merupakan reaksi karena pemerintah tak kunjung merealisasikan janjinya.

“Sudah 18 bulan kami tinggal di Hunian Sementara (Huntara). Sekarang kami ingin meminta kepastian, apakah pemerintah akan memberikan kami rumah baru sesuai janjinya, atau membiarkan kami hidup selamanya di huntara,” tuturnya.

Diungkapkannya,sejak mereka menjadi korban pergerakan tanah, bantuan kini tidak lagi mengalir. Bantuan-bantuan tersebut hanya datang hingga tiga bulan setelah kejadian.

“Memang dulu banyak yang datang (bantuan), bahkan diserahkan secara seremoni. Tapi sekarang tidak ada lagi. Kami minta santunan Rp 10 juta per keluarga,” harapnya.

Setelah menyuarakan aksinya di depan kantor Bupati Garut, massa kemudian melanjutkan aksinya menuju gedung Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Garut. (Memphis/ Andri)***