Gelar Perkara di Mapolres, Pelaku Pembunuhan Siswi SMA di Kadungora ternyata Saudara Korban

GARUT, (GE).-  DH (23) tersangka pembunuhan kepada Dinda Sumiarna (alm), siswi SMA warga Kampung Sukamaju, Desa/Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat, ternyata masih memiliki hubungan kekerabatan dengan korban. Bahkan sehari-hari pelaku bekerja di tempat kakak tiri korban.

Menurut Wakapolres Garut, Kompol Gotam Hidayat, motif pembunuhan kepada siswi SMAN 2 Garut itu dilakukan karena pelaku panik  kerpergok mencuri tiga bungkus rokok.

“Ya, korban mau melempar piring, namun keburu dicekik oleh pelaku. Korban yang melawan lalu melihat pisau di meja. Namun pisau diambil oleh pelaku,” ungkap Gotam saat gelar perkara di Mapolres Garut, Kamis (23/3/2017).

Dijelaskannya, selain masih memiliki ikatan saudara, pelaku juga setiap hari bekerja sebagai tukang cuci motor milik kakak tiri korban. Lokasinya pun tak jauh  dari rumah keluarga korban.

“Pelaku awalnya hanya berniat mencuri rokok. Akibat diteriaki pelaku jadi panik dan gelap mata,” tukasnya.

Agar tak ada kecurigaan dari warga sekitar, tutur Gotam, pelaku sempat berbaur dan menolong korban. Namun selang 45 menit kemudian, kepolisian berhasil mengetahui identitas pelaku.

“Ayahnya dan sejumlah saksi sempat kami mintai keterangan. Akhirnya mengarah kepada pelaku,” tandasnya.

Sebelumnya, warga Kadungora digegerkan dengan aksi pembunuhan siswi kelas X SMAN 2 Garut. Korban ditemukan bersimbah darah dengan luka sayatan di lehernya.

Barang bukti yang diamankan pihak kepolisian yakni satu buah piring yang digunakan untuk melempar tersangka, pisau yang dipakai untuk menghabisi korban, serta tiga bungkus rokok hasil curian. Selain itu terdapat satu helai kain untuk menutupi tubuh korban setelah meninggal.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 365 dan 338 serta Undang-undang perlindungan anak, dengan ancaman paling sedikit 15 tahun penjara. (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

 

BREAKING NEWS: Polda Jabar Ungkap Motif Pembunuhan Siswi SMA di Garut

GARUT, (GE).- Kepolisian Daerah (Polda) Jabar akhirnya mengeluarkan rilis terkait motif pembunuhan siswi SMA di Garut. Pelaku pembunuhan, DN (23), diduga kalap setelah dipergoki korban saat mencuri rokok di warung milik ayah korban.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Polisi, Yusri Yunus, dalam rilis yang diterima redaksi “GE” mengatakan pelaku masuk ke rumah korban dengan tujuan mencuri rokok di warung milik ayah korban. Saat itu, perbuatan pelaku kepergok oleh korban.

Saat itu, korban mau melempar pelaku dengan piring. Lalu pelaku mencekik korban dan menyeretnya ke kamar tidur korban. Saat itu, korban melakukan perlawanan dan mencakar tangan pelaku.

Kemudian korban menggapai pisau yang ada di meja. Sempat terjadi pergumulan antara pelaku dan korban. Namun oleh pelaku pisau tersebut berhasil direbut. Kemudian pelaku melukai leher korban.

Diberitakan sebelumnya, Sejumlah warga geger mendengar kabar tewasnya seorang siswi SMK dengan luka bekas gorokan di lehernya. Sontak warga setempat langsung berkerumun di depan rumah korban di Kampung Sukamaju, RT. 01 RW. 02, Desa Kadungora, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Peristiwa tersebut mulai diketahui warga pada Pukul 08.00 Rabu pagi (22/3/2017). Korban diketahui bernama dinda (15) yang masih duduk di bangku kelas 1 SMK. (Farhan SN)***