Bupati Garut Marah, Pelantikan Pejabat Eselon III B Sempat Dihentikan

KOTA, (GE).- Bupati Garut, Rudy Gunawan marah dengan muka memerah, sambil berjalan geleng-geleng kepala. Hal itu terjadi di gedung Pendopo saat Bupati membaca teks sumpah jabatan bagi pejabat struktural eselon 3B, Kamis (29/12/2016). Pada pembacaan teks itu tiba-tiba Bupati terdiam sejenak lalu mengkerutkan kening, dan menoleh ke samping bagian protokol. Selanjutnya ia berjalan menuju kursi semula menghampiri Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah sambil memperlihatkan teks tersebut.

Saat ditanya usai acara, Bupati menyebut teks yang dibaca tadi adalah sumpah jabatan pengangkatan kepala sekolah. “Ya ada kesalahan, teks yang dibaca tadi, ke bawahnya adalah teks untuk pengangkatan kepala sekolah. Kita ingin profesional. Harusnya dibaca dulu, diteliti, diperiksa, dan di cek. Ini juga harusnya tugas semua, tapi kesalahan tadi ada di BKD. Kepala BKD nya yang nggak teliti, ini kan acara resmi mestinya tidak terjadi,” kata Bupati tersenyum keanehan.

Namun begitu, Bupati berharap, pejabat yang dilantik itu dapat bekerja dengan baik, dan bisa mengejar ketertinggalan. Bupati pun mengaku bingung untuk menempatkan orang pada satu jabatan, karena orang nya itu itu saja. Dan yang ada pun tidak linier sehingga terpaksa menempatkan orang pada jabatan itu juga.

“Saya juga bingung mau menempatkan orang dimana? karena orang nya, Ya itu itu saja. Yang ada pun tidak linier, Ya kita tidak bisa apa-apa Ya itu resiko. Kalau resiko politiknya saya tentunya tidak bisa memenuhi janji politik saya,” katanya.

Sebagaimana diketahui, dua hari berturut-turut, Rabu-Kamis (28-29/12), Bupati Garut, Rudy Gunawan, melantik lebih dari tiga ratus pejabat eselon 2,3, dan 4 dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Garut. Pada hari Rabu (28/12) Rudy melantik sekitar 132 pejabat eselon 2 dan 3 A, yaitu para kepala Dinas, camat, dan sekretaris. Sedangkan pada Kamis (29/12), Bupati melantik sebanyak 165 pejabat struktural eselon 3B setingkat Kabag, dan Kabid. Dan pada pada Jumat (30/12) Bupati akan melantik sekitar 1.017 pejabat eselon 4 setingkat Kasubag, dan Kasie, serta kepala UPTD.

Untuk pelantikan Jum’at ini, terjadi simpang siur informasi jadwal pelantikan, sehingga banyak pejabat yang akan dilantik kebingungan. Ada kabar dimulai Pk. 09.00 dan dilanjut setelah Shalat Jum’at. Kepala Dinas Pendidikan, H. Mahmud, sempat marah-marah karena para kepala UPTD yang akan dilantik belum hadir di Pendopo hingga Pk. 10.00. Sehingga pelantikan baru dimulai jelang Pk. 11.00. (Jay)***