Bupati: Korban Banjir Penghuni Rusunawa Akan Digratiskan Listrik dan Air Selama Setahun

KOTA, (GE).- Terkait relokasi pengungsi korban banjir bandang Cimanuk, Bupati Garut Rudy Gunawan, berjanji akan mempermanenkan, dan segera membuatkan surat keputusan (SK) Bupati untuk Rusunawa yang kini ditempati para korban banjir.

“Supaya ada kejelasan, saya akan mempermanenkan dan segera membuatkan surat keputusan (SK) Bupati, karena Rusunawa ini tadinya diperuntukkan bagi mereka yang golongan ekonomi lemah,”katanya, saat meninjau lokasi penampungan pengungsi, Rabu (28/9/2016)

Dijelaskannya, Rusunawa ini sebenarnya kalau untuk sewanya hanya untuk listrik dan air PDAM serta keamanan yang dikelola oleh mereka, tidak dalam bentuk sewa yang harus diberikan kepada negara.

‚ÄúTapi dalam satu tahun ini, khusus untuk pengungsi yang saat ini telah menempati Rusunawa akan dibebaskan dari pembayaran lsrik dan ledeng selama satu tahun, dan bukan ditanggung oleh APBD.” Tandasnya. (Hakim AG)***

Istri Kapolri Berharap, Korban Banjir Ditampung di Tempat Layak

TARKI,(GE).- Setelah beberapa hari yang Kapolri, Jendral Polisis, Tito Karnavian melakukan kunjungan ke kota Garut untuk meninjau kondisi pascabajir, Rabu (28/09/16) kini giliran sang istri Kapolri, Tri Suswati Tito Karnavian, yang juga Ketua Bhayangkari Indonesia, secara khusus mengunjungi korban banjir bandang di Garut.

Dalam kunjungannya, istri Kapolri didampingi oleh beberapa Bhayangkari Polri, setelah tiba di Garut, Tri Suswati langsung meninjau kondisi terkini di lokasi terdampak banjir paling parah, yaitu Asrama Lapang Paris.

Tri Suswati menyampaikan duka citanya yang sangat mendalam kepada para korban bencana banjir. Diharapkannya, para korban mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah setempat.

“Saya sampaikan duka yang sangat mendalam bagi para korban, saya berharap agar mereka mendapat dapat tempat tinggal yang layak dipengungsian.” Ungkapnya

Setelah mengunjungi Asrama Lapang Paris, Ia juga menyempatkan diri berkunjung ke Rusunawa (Rumah susun sewa), di kawasan jalan raya Garut-Bayongbong yang diperuntukan untuk relokasi korban banjir. (Hakim AG)***