Rumah Warga Ludes Diamuk Api di Bayongbong, Harta Ujang Nyaris Tak Tersisa

GARUT, (GE).- Hubungan arus pendek (korsleting listrik) kembali diduga menjadi penyebab kebakaran. Salah satu rumah warga di kawasan Kampung Dangdeur, RT. 01/07, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, sekira pukul 14.00 WIB hangus terbakar, Minggu (21/05 /17).

Menurut Kasi pelayanan penyelamatan non kebakaran pada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Garut TB Agus Sofyan, kencangnya tiupan angin membuat api cepat menjalar ke seluruh bagian rumah. Akibat musibah ini, rumah milik Ujang Rumana (40) yang berukuran 70 m persegi tersebut kini hanya tinggal puing puing yang gosong.

“Ya, dugaan sementara korsleting listrik menyebabkan rumah milik pak Ujang ini ludes terbakar,” kata TB Agus.

Dijelaskannya, untuk memadamkan kobaran api, warga setempat dibantu beberapa aparat berjibaku memadamkan api sambil menunggu bantuan petugas pemadam kebakaran.

“Api agak sulit dipadamkan karena kencangnya tiupan angin. Sejam kemudian api baru dapat dipadamkan setelah bantuan 1 unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi,” tukasnya.

Akibat musibah kebakaran ini, Ujang Rukmana bersama keluarganya hanya bisa pasrah. Ia berharap pemerintah peduli dan meringankan nasibnya.

“Ya, mau dilang apalagi atuh. Ini sudah musibah, setelah kebakaran ini saya bingung juga. Semua harta seisi rumah tak ada yang tersisa. Mudah-mudahan saja pemerintah Garut peduli dan bisa membantu saya,” tutur Ujang, lirih. (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

 

Kecamatan Cisewu Terus Diguyur Hujan, Rumah Sahrudin Tertimbun Longsor

GARUT, (GE).- Sejak Jumat (17/3/17) sore hujan deras terus mengguyur Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Akibatnya, bencana longsor pun tak bisa dihindari. Lonsoran tanah yang terjadi di Kampung Tutugan RT/RW 02/06, Desa Sukajaya, menimbun rumah milik Sahrudin (45).

Saat kejadian, Sabtu (18/3/17) sore sekira puku 14.00 WIB, Sahrudin bersama sanak keluarganya tengah asyik mengobrol di dalam rumah. Tiba-tiba saja ia mendengar suara bergemuruh dari arah tebing di seberang rumahnya. Sahrudin pun sempat panik dan spontan berlarian keluar rumah.

“Saya sempat panik dan  lari keluar. Begitu kami sampai di luar, ternyata rumah saya sudah tertimpa longsor,” kenang Sahrudin dengan nada getir.

Beruntung, musibah longsor tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun demikian, untuk sementara Sahrudin sekeluaga terpaksa harus diungsikan ke rumah saudara terdekatnya, karena dihawatirkan akan terjadi longsor susulan.

Kepala Desa Sukajaya, Tosin Budi Susila, mengatakan, selain mengakibatkan satu rumah warga rusak, longsoran tanah juga mengakibatkan akses jalan penghubung antara Kecamatan  Cisewu dengan Kecamatan Caringin sempat terputus hingga beberapa jam. Namun, berkat kesigapan warga, persoalan tersebut segera dapat diatasi. (Deni/Siti/GE)***

Editor : SMS