Edan ! Pria Separuh Baya di Garut Rudapaksa Siswa SLB Saat Bermain

GARUT, (GE).- Seorang pria separuh baya tega rudapaksa seorang anak di bawah umur yang duduk di Sekolah Luar Biasa (SLB). Kejadian tersebut berlangsung begitu cepat. Saat itu, korban berinisial B ditarik masuk ke rumah korban dan melakukan perbuatan tidak senonohnya di ruang dapur rumah tersangka.

Korban berinisial B yang merupakan tetangga tersangka merupakan anak yang memiliki keterbelakangan mental. Bahkan korban pun masih berusia sebelas tahun.

Perbuatan pelaku terhadap korban diketahui langsung oleh orang tua korban. Ketika itu, pelaku memaksa melucuti pakaian korban di dapur rumah pelaku.

Saat diperiksa Polisi pelaku mengaku, yang bernama Jais (50), mengaku korban dipaksa masuk ke dalam rumah. Ia mengakui perbuatan asusila itu dilakukan di dapur rumahnya. Saat itu dirinya memaksa melucuti pakaian korban hingga alat kelamin pelaku dan korban bersentuhan.

“Waktu itu kejadiannya sangat cepat. Saat kejadian dia lagi main di halaman rumah saya. Kemudian saya paksa dia masuk ke dalam. Lalu saya seret ke dapur,” tutur pelaku, Jumat pagi (25/11/2016).

Beruntung saat kejadian tersebut diketahui oleh orang tua korban dan langsung memperkarakannya ke pihak kepolisian. Kepolisian sendiri melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) langsung menciduk pelaku di kediamannya di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, Jais, harus mendekam di balik jeruji besi Kepolisian Resort Garut. Ia diancam dengan pasal perbuatan Cabul terhadap anak di bawah umur, dengan ancaman kurungan 15 tahun.(KIM)***

Editor :Farhan SN