Dirikan Menara Bambu Setinggi 25 M, Kecamatan Selaawi Siap Pecahkan Rekor Muri

GARUT, (GE).- Camat Selaawi, Ridwan Effendi, berambisi membuat rekor Muri baru dengan mendirikan menara bambu setinggi 25 cm. Rencananya menara itu akan didirikan di Garut Trade Centre (GTC) yang berlokasi di wilayah Desa Cigagade, Kecamatan Limbangan.

Sebanyak 20 batang bambu dengan panjang rata-rata 20 cm digotong ratusan masyarakat Kecamatan Selaawi untuk mewujudkan menara bambu tersebut. Dipimpin langsung Camat Selaawi, ratusan masyarakat mulai berkumpul di halaman Kantor Kecamatan Selaawi, Jumat (9/6/17).Meski menempuh jarak hingga 15 KM dari Kecamatan Selaawi namun kekompakan warga tampak saat menggotong bambu berukuran 20 meter tersebut. Bahkan seakan tak mengenal kata lelah, warga langsung bahu membahu mendirikan menara dengan panjang 25 meter tersebut.

Menurut Ridwan, bambu-bambu tersebut, merupakan bahan yang akan dipakai membuat menara bambu tertinggi. Menara bambu yang akan di kerjakan oleh para perajin asal Kecamatan Selaawi itu, akan di beri nama menara intan.

Rencananya, menara intan ini, tingginya akan mencapai 25 meter, dengan menggunakan 16 tiang utama, mengarah ke 8 penjuru mata angin. Nantinya atap menara di buat menyerupai bentuk intan. Ridwan menambahkan, pembuatan menara intan dari bambu tanpa sambungan ini, diharapkan bisa memecahkan rekor nasional bahkan internasional.Pembuatan menara intan, di targetkan selesai 7 hari sebelum lebaran tahun 2017 ini. Semua ini merupakan salah satu upaya yang bisa membuktikan keseriusan warga Selaawi dalam melestarikan serta mengolah bambu menjadi barang yang bernilai.

Tentu saja, kata Ridwan, semua ini bisa menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Garut. Khususnya bagi warga Selaawi yang selama ini dikenal sebagai perajin bambu. Disamping itu, Ridwan sangat memberi apresiasi tinggi terhadap warganya, yang sudah mau berjuang bersama-sama demi terwujudnya Kecamatan Selaawi sebagai sentra bambu di Kabupaten Garut. (Useu G Ramdani/Doni Melody)***