Hantam Truk Tronton, Pemuda Asal Tasikmalaya Ini Tewas di Jalan Raya Malangbong

GARUT, (GE).- Dalam sehari di kawasan jalan raya Malangbong, Kabupaten Garut terjadi dua kecelakaan lalulintas (lakalantas). Lakalantas pertama merupakan tabrakan beruntun yang melibatkan empat bus, sehingga mengakibatkan belasan korban terluka, Rabu (16/08/17).

Sementara itu, di hari yang sama sekira pukul 19.00 WIB kecelakaan kedua terjadi dengan melibatkan pengendara speda motor dan truk tonton. Akibat kecelakaan ini seorang pengendara motor dinyatakan tewas di tempat kejadian perkara (TKP), Rabu (16/08/17).

Jasad pengendara speda motor sebelum dievakuasi tergeletak di kawasan jalan raya Malangbong, Garut, dengan luka parah di bagian kepalanya, Rabu malam(16/8/17)***

Menurut Muhidin, salah seorang saksi mata yang berada di TKP, lakalantas terjadi tepatnya di jalan raya Malangbong-Kersamanah, Kampung Bunisari, Desa Bunisari, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut.

“Ya, pengendara speda motor nya merk Yamaha bengan nomor polisi D 4211 EC, saat akan menyalip dua kendaraan di depannya, tiba-tiba menabrak truk tronton bernomor polisi B 9552 KYV. Korban meninggal ditempat, lalu jasadnya dibawa ke Puskesmas Citreras, Malangbong,” katanya.

Setelah Kapolsek Malangbong, AKP Suhartono bersama beberapa anggotannya  melakukan olah TKP, korban pengendara motor teridentifikasi atas nama Pitra Hidayat, warga Babakan Keramat, RT01/ RW 01, Keluragan Leuwiliang, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya. Sementara pengendara truk tronton diketahui bernama Renol Eko, dengan alamat Jorong Sikabu, Sumatra Barat. (TAF. Senopati)***

Editor: Kang Cep.

BREAKING NEWS : Berniat Menyalip, Pengendara Speda Motor Asal Banyuresmi Tewas Terlindas Bus Primajasa

TARKA, (GE).- Bus Primajasa jurusan Garut – Jakarta terlibat kecelakaan lalulintas (lakalantas) di bilangan jalan raya Garut – Bandung, tepatnya di Kampung Pananjung, Desa Pananjung, Kecamatan Tarogong kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Jumat (16/09/2016).

Kecelakaan tragis ini juga melibatkan satu unit speda motor jenis matic. Dalam kejadian tersebut, pengendara motor vario bernopol Z 4695 GK masuk ke kolong bus dan terseret hingga beberapa meter.

Akibat lakalantas yang terjadi sekira pukul 14.30 WIB ini, pengendara motor yang teridentifikasi bernama Sutarman (35) warga Kampung Lempong, RT 02/04, Desa Sukaraja, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, dinyatakan meninggal di tempat kejadian. Usai kejadian, jasad korban segera dievakuasi ke RSU dr. Slamet dengan kendaraan Polisi.

Berdasarkan keterangan sejumlah saki mata di lokasi kejadian, sebelum peristiwa lakalantas terjadi pengendara sepeda motor yang dikemudikan korban tampak hendak menyalip mobil sedan yang melaju dari arah Bandung. Naas bagi korban, dari arah berlawanan meluncur bus Primajasa. Diduga kaget, kobanpun terjatuh hingga masuk kolong bus dan terlindas.

“Ya, tadi motor korban menyalip sedan yang dari arah Bandung, kemudian motor itu bersenggolan dengan sedan kebetulan di depan ada juga bus Primajasa. Dan motor masuk kekolong bus kemudian terseret sekitar tiga metereran,” tutur Muhammad Erfan, saksi mata di TKP, Jumat (16/09/2016).

Polisi yang mendatangi lokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Akibat banyaknya warga menonton di lokasi kejadian, arus lalulintas dari kedua arah sempat mengalami kemacetan hingga dua kilometer.

Sementara itu, pihak Mapolres Garut membenarkan lterjadinya laklantas ini. Polisi menyebut bus Primajasa yang terlibat dalam kecelakaan ini merupakan bus Primajasa dengan Nopol B 7100 PW. Polisi tidak bisa mencatat nopol mobil sedan yang datang dari arah berlawanan, karena mobil sedan tersebut langsung melarikan diri. (Idrus Andriawan)***

Apes ! Bermaksud Hindari Razia, Pengendara Bermotor Malah Tabrak Blokade Polisi

KOTA, (GE).- Bermaksud hindari razia Polisi seorang pemuda paruh baya malah menabrak blokade Polisi yang sedang menjalankan operasi. Untung saja, petugas yang sedang bekerja berhasil menghindar dari serudukan sepeda motor yang sudah oleh itu. Pengendara nahas tersebut akhirnya tersungkur di atas aspal dan menabrak papan razia.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Garut, IPTU. Tejo Reno, membenarkan peristiwa tersebut. Kondisi korban yang tidak membawa identitas tersebut mengalami lecet di bagian kaki dan tangan. Kini pengendara tersebut diamankan jajaran Polres Garut guna dimintai keterangan lebih lanjut.

“Dia datang dari arah barat menuju Timur di Jalan Ahmad Yani. Kaget melihat razia, pengendara malah tancap gas dan menabrak papan pemberitahuan,” kata Tejo, saat ditemui “GE” saat menggelar razia di Jalan Ahmad Yani, Senin (5/9/2016).

Saat diperiksa, lanjut Tejo, pengendara tersebut tidak memiliki surat kelengkapan berkendara. Bahkan ia tak membawa kartu identitas apa pun. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, pengendara tersebut diamankan di Mapolres Garut berikut sepeda motornya.

Tejo melanjutkan, razia kali ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas khususnya di Kabupaten Garut. Dalam razia kali ini, Polisi berhasil menjaring puluhan pengendara kendaraan bermotor yang tidak melengkapi surat-surat berkendara.

“Hari ini ada 50 pengendara yang mendapatkan sanksi berupa tilang. Pelanggarannya tidak membawa surat kelengkapan berkendara seperti SIM dan STNK. Ada juga yang tidak memakai helm dan kelengkapan kendaraan seperti kaca spion, dan knalpot bising,” pungkasnya. (Hakim AG)***