Bau Busuk Sampah di Pasar Sementara Samarang Ganggu Warga Setempat

GARUT, (GE).- Bau busuk menyengat akibat tumpukan sampah di Pasar Sementara Samarang dikeluhkan warga setempat. Tumpukan sampah yang tak pernah diangkut selama beberapa hari mulai mengganggu aktivitas warga setempat dan yang berbelanja.

Lokasi pasar darurat Samarang di kawasan Lapang Kampung Jati, Desa Cintarakyat, Kecamatan Samarang, Garut, Jawa Barat, selain bermasalah dengan penanganan sampah kerap memacetkan jalur utama di Garut. Padahal Jalan Raya Samarang menjadi salah satu jalan protokol di Garut sebagai tujuan tempat wisata.

Salah seorang warga setempat, Een menyebutkan, tumpukan sampah itu seringkali dibiarkan menumpuk sehingga sangat mengganggu kenyamanan warga. Bukan hanya menimbulkan pemandangan tak sedap tapi bau busuk yang ditimbulkan sudah sangat mengganggu.

Kondisi seperti ini menurut Een tidak bisa dibiarkan terus menerus terjadi. Jika tidak segera dibersihkan, polusi yang ditimbulkan dari tumpukan sampah itu akan semakin mengganggu. Bahkan bisa saja nantinya mengganggu kesehatan warga yang setiap saat harus menghisap bau busuk.

“Belum lagi aliran air dari tumpukan sampah yang mengalir ke pemukiman warga. Ini harus segera dicari solusinya agar tidak sampai terus-terusan menggangu kenyamanan serta mengancam kesehatan warga,” katanya, Kamis (7/7/2017).

Warga lainnya, Agus (44), menambhakn, selain tumpukan sampah, warga juga mengeluhkan semrawutnya lalu lintas di depan pasar tersebut. Hal ini akibat adanya proses pengerjaan saluran air yang tidak rapi dan terlihat mangkrak. (Farhan SN)***