Seribuan Crosser Pacu Adrenalin dalam ‘Expedisi Laut Selatan Garut’

GARUT, (GE).- Masih dalam rangkaian HUT TNI ke 72, di kawasan selatan Garut diramaikan dengan sebuah kegiatan olahraga yang memicu adrenalin. Gelaran kegiatan yang diikuti seribuan crosser ini dipusatkan di kawasan Pantai Cicalobak, Sabtu (21/10/17).

Kegiatan pacu kuda besi ini diselenggarakan oleh Eka Jaya Motor bekerja sama dengan Komando Rayon Militer (Koramil) 1121 Bungbulang, Kodim 0611 Garut, diluar dugaan mendapatkan antusiasme peserta, sehingga kemeriahannya hampir menyamai event resmi adventure motor kelas nasional.

Gelaran acara yang mengambil start – finish di Lapang Ciwaru, Kecamatan Bungbulang tersebut tercatat diikuti sedikitnya 1007 peserta. Pesertanya pun tak hanya dari lokal, sebagian diantaranya datang dari berbagai pelosok tanah air, seperti Jawa Timur, Bali, Kalimantan hingga Sumatera.

Kapten Chb. Untung Wahyudi, selaku Komandan koramil (Danramil) Bungbulang mengungkapkan, kegiatan yang diselenggarannya tersebut tidak menyangka bisa semeriah itu.

“Kami tak menyangka antusias offroader dari berbagai pelosok memadati jalur Selatan Jawa Barat, persiapanya sebenarnya hanya 1 bulan, itu pun kami diajak oleh warga yang fanatik terhadap dunia adventure motor. Alhamdulilah acara lancar tanpa kendala, bahkan hadiahnya pun bisa membuat peserta yang ikut dalam ivent ini tertarik,” ungkap untung.

Sementara itu, H. Anwar A Purnama, selaku ketua panitia pelaksana expedisi HUT TNI 72 Garut selatan mengungkapkan event yang bertema “Expedisi Laut Selatan Garut” ini mengarungi track atau lintasan start lapang ciwaru menuju jalur tanah Sirnajaya, kemudian memasuki wilayah Puncak Guha, melintasi muara sungai dan masuk jalur hutan Gunung Toke dan kembali ke finish Lapang Ciwaru.

“Lintasanya memang dibuat baru oleh tim jalur, jalur laut atau bibir pantai, memasuki lintasan tanjakan cadas kemudian memasuki hutan gunung dan kembali ke finish,” Pungkasnya. (Fauziani)***

Editor: Kang Cep.

Tak Difungsikan, Bangunan TPI Pantai Cicalobak jadi Tempat Selfie

GARUT, (GE).- Beberapa bangunan di kawasan Pantai Cicalobak, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut dibiarkan terbengkalai dan tidak difungsikan sebagaimana mestinya. Sejumlah bangunan tersebut kini hanya digunakan warga untuk tempat berswa foto, atau sekedar berselfie ria saat berwisata ke pantai Cicalobak.

Menurut warga sekitar, beberapa bangunan yang terbengkalai di kasawan pantai Cicalobak, Desa Karang wangi, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut tersebut diantaranya Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan mushola. Beberapa bagian bangunan kini bahkan sudah mengalami kerusakan. Kondisi bangunan tampak kotor dan kumuh.

“Ya lihat saja, bangunan bernilai puluhan juta rupiah itu terbengkali tak digunakan, mubazir jadinya. Bangunan-bangunan itu sudah lama selesai dikerjakan, namun tidak pernah difungsikan, malah sudah banyak yang rusak. Jelas itu menghamburkan uang rakyat,” kata Siti, salah seorang pengunjung pantai Cicalobak, Jumat (26/5/17).

Warga mengaku prihatin melihat banyak bangunan pemerintah yang tidak dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.”Justru program tersebut hanya dijadikan proyek sesaat untuk mengejar keuntungan pribadi,” tukasnya. (Deni Permana)***

Editor: Kang Cep.