Pelaku yang Mengancam Ledakan Mapolsek Malangbong Ternyata dalam Pengaruh Ganja

GARUT, (GE).- Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Malangbong, Kabupaten Garut yang sempat mendapatkan ancaman peledakan dari seseorang berinisial ‘A,’ Sabtu (10/6/17) menemukan indikasi baru. Ternyata pelaku pengancaman tersebut sebelum melakukan aksinya diindikasikan mengisap daun ganja, sehingga saat melakukan aksi dalam keadaan mabuk ganja.

“Ya, ternyata positif ganja, setelah dilakukan pemeriksaan. Kita akan mengembangkan kasus ini, dan  dari mana asal barangnya,” kata Kapolres Garut, AKBP Novri Turangga, Senin, (12/06/17).

Sebelumnya, anggota Polsek Malangbong dikejutkan dengan aksi pelaku ‘A’ yang menenteng granat tangan  sambil melakukan ancaman kepada petugas yang tengah piket.

“Jelas anggota kaget, siapa yang nyangka granat itu tidak aktif. Sementara motifnya kan mau laporan sebab sepeda motor kakanya hilang,” tukasnya.

Dijelaskannya, aksi A jelas melanggar hukum. Sesuai SOP kepolisian sudah memberikan penjelasan terhadap kasus yang menimpa kakak pelaku.

“Ia (pelaku/red.)  masih ditahan untuk kepentingan pemeriksaan,” tandasnya.

Sementara itu pelaku A mengakui, tujuannya mendatangi Mapolsek Malangbong sebelum hanya ingin menanyakan kasus kehilangam motor yang menimpa kakak kandungnya.

“Gak ngancam, saya hanya tanya saja kasusnya kakak saya bagaimana,” kilahnya.

Sebelumnya Habib (34) panggilan pelaku A langsung sempat mengeluarkan granat nanas non aktif dan mengancam meledakan Mapolsek Malangbong. Karena dianggap bisa membajayakan, warga Kampung Cimaranggi RT/RW 01/03 Desa Padamulya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung tersebut langsung diciduk polisi tidak lama setelah aksi ancamannya tersebut.

Hingga saat ini,  A masih menjalani pemeriksaan intensif, khususnya terkait seputar kepemilikan daun ganja yang dipakainya sebelum melakukam aksi ancaman. (Tim GE)***