Jalan Pasar Simpang Mendadak Dipadati Warga. Ada apa?…

GARUT, (GE).- Sepanjang Jalan Pasar Simpang – Andir, Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mendadak jadi perhatian masyarakat, Jumat (17/3/17). Pasalnya, sebanyak 200 orang warga tiba-tiba memegang sapu dan secara bergantian mengumpulkan sampah untuk membersihkan badan jalan, TPS dan bantaran sungai, layaknya pasukan kebersihan. Mereka adalah perwakilan dari DLHKP Kabupaten Garut, jajaran Muspika Bayongbong, tokoh masyarakat, Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Simpang (Ippemsi), dan warga sekitar.

Camat Bayongbong, Santari, S.Sos.,M.Si., mengatakan, program pemerintah K3 sangat didambakan. Apalagi Desa Mulyasari merupakan pusat kegiatan untuk mencari nafkah, tentunya banyak permasalahan. Di antaranya persoalan sampah dan kemacetan lalu lintas.

“Alhamdulillah, dengan adanya peran Ippemsi, minimal membantu kami di kecamatan. Mudah-mudahan ini menjadikan contoh bagi desa-desa lain untuk bisa dikembangkan,” ungkap Santari, kepada “GE” di sela kegiatan.

BUKAN hanya orang tua, anak-anak Desa Mulyasari pun tak mau ketinggalan mendukung kegiatan Ippemsi. (Hendra YG/GE)***

Pembina Ippemsi, Drs. Hepi Gunawan, menjelaskan, organisasi pemuda dan mahasiswa yang dibinannya ini sejak lama memang memiliki keinginan kuat untuk bisa mewujudkan lingkungan yang bersih, nyaman, sehat, dan tertib.

“Tentu, tujuan tersebut hanya akan terwujud bila ada kerjasama di antara masyrakat dengan pemerintah,” kata Drs. Hepi.

ANGGOTA ormas Pemuda Pancasila dan aparat TNI bahu-membahu turut menyukseskan program Ippemsi. (Hendra YG/GE)***

Pernyataan senada disampaikan Ketua Ippemsi, Gagan Sugandi. Menurutnya, lingkungan bersih merupakan dambaan semua orang. Namun, memang tidak mudah untuk menciptakan kondisi lingkungan yang kita dambakan tersebut. Selama ini, karena alasan kesibukan dan berbagai alasan lainnya, kita kurang memperhatikan masalah kebersihan lingkungan di sekitar kita sendiri, terutama lingkungan rumah.

Karena itu, dalam rangka mewujudkan slogan “Mulyasari Bersih dan Hijau”, Ippemsi coba memotori kegiatan gotong-royong ini. Bukan hanya membersihkan lingkungan, melainkan juga dengan menanam pohon kayu putih di sepanjang bantaran sungai Cibolang kawasan pasar Simpang.

Gagan berharap, kegiatan semacam ini bisa berlanjut secara berkala, dan bisa melibatkan komponen masyarakat yang lebih banyak lagi.

“Insyaallah, Ippemsi selalu siap menjadi motor penggeraknya,” pungkas Gagan.

Sementara itu, H. Elan Suherlan yang merupakan Kepala Puseksmas Bayongbong mengatakan, pihaknya juga memberikan 30 buah masker dan dukungan dana untuk logistik dalam acara tersebut.

Alhamdulillah, sebagai bentuk apresiasi untuk acara ini, kita (Puskesmas Bayongbong/red.) memberikan 30 buah masker dan, dukungan dana untuk konsumsi peserta acara. Mudah-mudahan acara ini bisa bermanfaat untuk masyarakat,” ungkapnya. ” (Hendra YG/GE)***

Editor : SMS