BREAKING NEWS: Sebuah Avanza Terjun ke Jurang di Gunung Halimun, Seorang Ditemukan Tewas Tersangkut di Pohon

GARUT,(GE).- Sebuah mobil avanza warna hitam bernomor polisi D 1541 SAH yang menuju ke arah Garut sekira pukul 13.00 WIB terjun ke jurang sedalam 150 meter di kawasan Gunung Halimun, Desa Jayamekar, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Minggu (05/112017).

Menurut Kapolsek Pakenjeng, AKP Taka Supanta, kecelakaan tunggal itu belum diketahui penyebab sebenarnya. Namun petugas Polsek Pakenjeng berhasil menemukan salah seorang korban yang diduga kuat sopir mobil naas tersebut. Saat ditemukan polisi korban tewas atas teridentifikasi atas nama Muhammad Nurhakeki, warga Kampung Cihareuday, Desa Neglasari, Kecamatan Pakenjeng,Garut.

“Kita masih terus menyelidiki kecelakaan ini. Kami sementara ini menemukan seorang korban meninggal yang tersangkut di pepohonan dalam jurang. Anggota kami terus berusaha mengevakuasi korban, nanti kita sampaikan setelah kita berhasil mengidentifikasi semua korban dan mobil yang masuk jurang itu,” ungkap Taka, saat dibubungi melalui telfon selulernya, Minggu (05/11/17).

Hingga berita ini duturunkan, aparat kepolisian masih terus mencari korban lainnya yang diduga masuk sungai, atau masih di dalam mobil. (Useu G Ramdhani)***

Editor: Kang Cep.

 

Pacu Motor Ninja dengan Kecepatan Tinggi, Pemuda Ini Hantam Truk Hingga Tewas

GARUT, (GE).- Kecelakaan lalulintas (lakalantas) kembali terjadi di Garut hingga merenggut korban jiwa. Lakalantas yang melibatkan dua unit motor dan satu truk ini berlangsung sekira pukul 17.30 WIB di kawasan Jalan raya Garut-Bandung, tepatnya di betulan Kampung Cimaragas, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Selasa (3/9/17).

Menurut aparat kepolisian sektor Cilawu Garut, kejadian tragis ini bermula saat speda motor Honda Beat nopol Z 4182 EP yang dikendarai oleh Taufik (18) warga Kampung Muara Hilir, Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Garut yang berboncengan dengan Silvi (14) datang dari arah Garut menuju Tasikmalaya, saat melintas di jalan lurus, hendak berbelok ke kanan datang speda motor Ninja dengan Nopol Z6631DL yang dikemudikan Dedi (21) dengan kecepatan tinggi.

“Kemudian kedua motor bersenggolan, speda motor ninja oleng ke kanan dan menabrak truk double dengan nomopr polisi D9664 AD yang dikemudikan oleh Wandi Sutisna yang datang dari arah berlawanan,” ungkapnya.

Akibat lakalantas ini, Dedi (21) pengendaran speda motor ninja meninggal di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu pengendara motor honda beat hanya mengalami luka ringan. Korban yang dinyatakan meninggal di tempat tersebut teridentifikasi sebagai warga Kampung Ngamplang, Desa Ngamplang, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. (ER)***

Editor: Kang Cep.

Ngebut Pake Mobil, Pelajar Ini Tabrak Pejalan Kaki Hingga Tewas

GARUT, (GE).-  Seorang pelajar kelas 1 SMA di kawasan Cibatu Garut harus berurusan dengan polisi. Mobil Avanza nopol D 1696 MM yang dikemudikan pelajar ini menabrak seorang pejalan kaki hingga tewas sekira pukul 9.00 WIB di jalan raya Bandrek-Cibatu, Minggu (3/9/17).

Menurut Kanit Laka Polres Garut Ipda Hilman Nugraha, kejadian tersebut bermula saat seorang remaja berinisial D (16) mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi.

“Mobil tersebut dari arah Bandrek menuju Kecamatan Cibatu. Saat di TKP, mobil tersebut menabrak Iyus (45) yang sedang berjalan di bahu jalan,” ungkapnya.

Dijelaskann, korban (Iyus) diketahui merupakan warga Kecamatan Cibatu itu pun tewas di tempat kejadian perkara (TKP) setelah dihantam mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi.

Usai menabrak korban, remaja pengemudi mobil tersebut sempat akan dihakimi warga sekitar. Beruntung anggota Polsek Cibatu berhasil mencegah dan mengamankan pelajar SMA ini dari kepungan warga.

Untuk penanganan lebih lanjut, kasus ini dilimpahkan ke Unit Laka Lantas Polres Garut. Pengemudi mobil yang diketahui merupakan seorang siswa kelas 1 di salah satu sekolah menengah atas (SMA) di Garut itu juga hingga kini masih menjalani pemeriksaan. (Memphis)***

Editor: Kang Cep.

 

Hantam Truk Tronton, Pemuda Asal Tasikmalaya Ini Tewas di Jalan Raya Malangbong

GARUT, (GE).- Dalam sehari di kawasan jalan raya Malangbong, Kabupaten Garut terjadi dua kecelakaan lalulintas (lakalantas). Lakalantas pertama merupakan tabrakan beruntun yang melibatkan empat bus, sehingga mengakibatkan belasan korban terluka, Rabu (16/08/17).

Sementara itu, di hari yang sama sekira pukul 19.00 WIB kecelakaan kedua terjadi dengan melibatkan pengendara speda motor dan truk tonton. Akibat kecelakaan ini seorang pengendara motor dinyatakan tewas di tempat kejadian perkara (TKP), Rabu (16/08/17).

Jasad pengendara speda motor sebelum dievakuasi tergeletak di kawasan jalan raya Malangbong, Garut, dengan luka parah di bagian kepalanya, Rabu malam(16/8/17)***

Menurut Muhidin, salah seorang saksi mata yang berada di TKP, lakalantas terjadi tepatnya di jalan raya Malangbong-Kersamanah, Kampung Bunisari, Desa Bunisari, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut.

“Ya, pengendara speda motor nya merk Yamaha bengan nomor polisi D 4211 EC, saat akan menyalip dua kendaraan di depannya, tiba-tiba menabrak truk tronton bernomor polisi B 9552 KYV. Korban meninggal ditempat, lalu jasadnya dibawa ke Puskesmas Citreras, Malangbong,” katanya.

Setelah Kapolsek Malangbong, AKP Suhartono bersama beberapa anggotannya  melakukan olah TKP, korban pengendara motor teridentifikasi atas nama Pitra Hidayat, warga Babakan Keramat, RT01/ RW 01, Keluragan Leuwiliang, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya. Sementara pengendara truk tronton diketahui bernama Renol Eko, dengan alamat Jorong Sikabu, Sumatra Barat. (TAF. Senopati)***

Editor: Kang Cep.

Budiman Hantam Primajasa di Malangbong, Empat Orang Luka Parah

GARUT, (GE).- Tiga unit bus angkutan umum mengalami tabrakan beruntun. Kecelakaan lalulintas (lakalantas) yang melibatkan tiga unit bus angkutan umum dari PO Budiman dan Primajasa ini terjadi di bilangan alan raya Garut-Tasikmalaya kawasan Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (16/8/17) dini hari.

Menurut Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Malangbong, AKP Suhartono, (lakalantas) tersebut bermula saat Bus Budiman bernomor polisi Z 7523 HP melaju dari arah Tasikmalaya menuju Bandung akan menyalip sepeda motor di betulan Kampung Cipeuyeum, Desa Sukamanah, Kecamatan Malangbong, sekira pukul 01.00 WIB.

“Saat akan menyalip, diduga sepeda motor Honda Vario nomor polisi D 2331 IA yang dikemudikan Arpan terlalu melaju ke kanan sehingga terjadi tabrakan. Mungkin sepeda motor bergerak terlalu ke kanan jalan selanjutnya bertabrakan dengan kendaraan bus Primajasa dari arah berlawanan,” ungkapnya.

Ditambahkannya, Bus Primajasa yang ditabrak bagian belakangnya oleh Bus Budiman yang datang dari arah yang sama kemudian mengakibatkan Bus Primajasa menabrak rumah warga sebelah kiri jalan.

Akibat lakalantas tersebut, sedikitnya empat orang mengalami luka berat, sementara itu 13 orang lainnya mengalami luka ringan. Sesaat setelah peristiwa tabrakan dan dilakukan evakuasi korban arus lalulintas sempat tersendat. Untuk mengantisipasi kemacetan parah dari dua arah, pihak kepolisian memberlakukan buka tutup.

“Saat ini arus lalin buka tutup, karena kendaraan masih dalam proses evakuasi,” katanya, Rabu (16/7/17). (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

Memaksakan Berkendara Saat Mengantuk, Mobil Ini Terperosok ke Sawah

GARUT, (GE).- Diduga kuat mengendarai mobil saat mengantuk, satu unit mobil Daihatsu Xenia menabrak sebuah pohon kemudian terjun ke area persawahan warga. Kecelakaan tunggal tersebut terjadi di bilangan Jalan KH. Hasan Arif, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Kamis (05/01/2017) siang.

Euis Mulyani, salah seorang saksi mata, mengatakan mobil bernopol Z 1787 DQ tersebut melaju dari arah Banyuresmi menuju Bundaran SMKN 2 Garut. Dengan kecepatan yang tidak terlalu kencang, namun mobil tersebut tiba-tiba oleng dan langsung terjun ke sawah.

“Mobilnya tadi maju dari arah Bagendit ke Kota, gak terlalu kenceng sih tapi mobilnya keliatan oleng, terus langsung masuk gitu aja ke sawah,” ungkap Eusi kepada “GE.”

Beruntung atas kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun sang pemilik mobil mengalami kerugian, karena mobil tersebut mengalami kerusakan di bagian samping dan depan.

Pascakejadian kemacetan pun sempat terjadi di ruas jalan tersebut, lantaran warga berbondong-bondong menyaksika mobil yang terjun di area pesawahan. (Hakim)***

Editor: Kang Cep.

Sopirnya Mabuk Oplosan, Mobil Ini Tak Bisa Dikendalikan dan Terguling

TARKA,(GE).- Satu unit mobil box bermuatan minuman milik CV Dinasti dengan Nopol Z 9890 DB, terguling di bilangan Jalan Otista, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Minggu (9/10/2016) malam. Diduga sopir yang mengendarai mobil Box tersebut dalam kondisi mabuk berat.

Beruntung, akibat kecelakaan tunggal ini tidak sampai merenggut korban jiwa.Namun, arus lalu lintas dari kedua arah sempat tersendat.

Salah seorang saksi mata, Putri (22) warga Kecamatan Tarogong Kaler, mengatakan, kejadian bermula saat mobil box berbelok di tikungan depan kantor BPMPD Garut. Setelah itu oleng dan hampir menabrak truk fuso yang ada di depannya.

” Tadi, saya sedang mengendarai motor, tiba-tiba melihat ada mobil box oleng dengan kecepatan tinggi. Mungkin menghindari tabrakan, mobil box tersebut menghindar dan akhirnya terguling,” ujarnya, Minggu (9/10/2016).

Dikatakannya, kendaraan tersebut meluncur dari arah Bandung dengan kecepatan tinggi, bahkan sebelum terguling sempat menyerempet truk fuso.

Berdasarkan informasi yang dihimpun “GE”, mobil box naas ini dikemudikan Asep Asgar (19) Warga Kampung Cijulang, Kecamatan Pakenjeng, Garut. Saat keluar dari kendaraannya yang terguing sopir dan dua orang temannya tercium dari mulutnya bau alkohol.

Sementara sopir mobil box, Asep Asgar, mengaku, barang yang ada di dalam mobil box tersebut milik CV Dinasti, yang akan didistribusikan ke wilayah Kecamatan Cikajang untuk dipasarkan.

Diakuinya, sebelumnya ia bersama dua orang temannya, sempat menenggak miras oplosan dengan minuman suplemen dan dicampur alkohol 70%.

” Iya, tadi di Leles, sempat minum dulu miras oplosan yang dibuat sendiri,” akunya.

Proses evakuasi mobiil box yang terguling ini berlangsung hampir 2 jam. Pascakejadian, sopir bersama dua orang kernetnya langsung diamankan pihak Kepolisian Resort Garut untuk diperikasa lebih lanjut. (HakimAG)***

BREAKING NEWS : Berniat Menyalip, Pengendara Speda Motor Asal Banyuresmi Tewas Terlindas Bus Primajasa

TARKA, (GE).- Bus Primajasa jurusan Garut – Jakarta terlibat kecelakaan lalulintas (lakalantas) di bilangan jalan raya Garut – Bandung, tepatnya di Kampung Pananjung, Desa Pananjung, Kecamatan Tarogong kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Jumat (16/09/2016).

Kecelakaan tragis ini juga melibatkan satu unit speda motor jenis matic. Dalam kejadian tersebut, pengendara motor vario bernopol Z 4695 GK masuk ke kolong bus dan terseret hingga beberapa meter.

Akibat lakalantas yang terjadi sekira pukul 14.30 WIB ini, pengendara motor yang teridentifikasi bernama Sutarman (35) warga Kampung Lempong, RT 02/04, Desa Sukaraja, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, dinyatakan meninggal di tempat kejadian. Usai kejadian, jasad korban segera dievakuasi ke RSU dr. Slamet dengan kendaraan Polisi.

Berdasarkan keterangan sejumlah saki mata di lokasi kejadian, sebelum peristiwa lakalantas terjadi pengendara sepeda motor yang dikemudikan korban tampak hendak menyalip mobil sedan yang melaju dari arah Bandung. Naas bagi korban, dari arah berlawanan meluncur bus Primajasa. Diduga kaget, kobanpun terjatuh hingga masuk kolong bus dan terlindas.

“Ya, tadi motor korban menyalip sedan yang dari arah Bandung, kemudian motor itu bersenggolan dengan sedan kebetulan di depan ada juga bus Primajasa. Dan motor masuk kekolong bus kemudian terseret sekitar tiga metereran,” tutur Muhammad Erfan, saksi mata di TKP, Jumat (16/09/2016).

Polisi yang mendatangi lokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Akibat banyaknya warga menonton di lokasi kejadian, arus lalulintas dari kedua arah sempat mengalami kemacetan hingga dua kilometer.

Sementara itu, pihak Mapolres Garut membenarkan lterjadinya laklantas ini. Polisi menyebut bus Primajasa yang terlibat dalam kecelakaan ini merupakan bus Primajasa dengan Nopol B 7100 PW. Polisi tidak bisa mencatat nopol mobil sedan yang datang dari arah berlawanan, karena mobil sedan tersebut langsung melarikan diri. (Idrus Andriawan)***

Mini Bus Rombongan Halalbihalal Ringsek, Lima Penumpang Luka Serius

TARKID,(GE).- Diduga rem blong, mini bus dengan plat nomor polisi Z 1236 B yang berpenumpang 5 orang terguling di bilangan Tutugan Jalan Desa Cibunar, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (25/07/2016).

Akibat kejadiaan naas ini, ke lima orang penumpangnya menderita luka serius. Lima orang penumpang mini bus langsung dievakuasi dan dilarikan ke RSU dr. Slamet Garut, untuk mendaptkan perawatan medis.

Menurut saksi mata, mini bus ini sebelumnya tampak melaju dari arah perumahan Bumi Asri menuju gedung Islamic Center. Sebelum terjerembab, mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi ini sempat menabrak kendaraan dari arah berlawanan. Usai menabrak kendaraan lain kemudian mobil menabrak tiang listrik, dan akhirnya terjungkal ke dalam jurang sedalam 15 meter.

Demikian diungkapkan Aiptu .Yanyan Heryanto, yang merupakan Kanit Lantas Polsek Tarogong.

“ Dari informasi, mobil ini melaju menuju gedung Islamic Center. Penyebab masih kita selidiki. Informasi sementara dari masyarakat, mobil tersebut dari atas juga sudah menyenggol satu mobil lain. Apakah dalam keadaan rem blong atau enggak, kita selidiki lebih lanjut.” Ungkapnya.

Dikatakannya, lima orang penumpang mini bus ini merupakan rombongan peserta halal bihalal Syarikat Islam (SI) tingkat Kabupaten Garut. Ketiga orang penumpang mengalami luka berat dibagian kaki akibat terjepit badan kendaraan, sedangkan dua orang penumpang lainnya hanya mengalami luka ringan.

Hingga berita ini diturunkan, kasus kecelakaan ini masih dalam penaganan pihak kepolisian Sektor Tarogong untuk mencari penyebab pasti kecelakaan. (Idrus Andriawan)***

Hindari Tabrakan dengan Motor Tak Berlampu, Elf ini Terjun ke Jurang

CISURUPAN, (GE). – Satu unit angkutan umum (Elf) jurusan Garut-Bandung bernasib naas. Elf yang dikemudikan SS (30) Warga Sanding Lebak, Kelurahan Muara Sanding, Kabupaten Garut ini terjun ke jurang dengan kedalaman sekira 10 meter. Kecelakaan tunggal ini terjadi di bilangan Jalan Cipelah, Kampung Andir, Desa Tambak Baya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Sabtu (28/5/2016) malam.

Dari keterangan sopir, kecelakaan ini bermula saat ia menghindari tabrakan dengan pengendara speda motor yang tidak memakai lampu.

“Saya kaget saat itu, mobil yang saya kendarai maksudnya menghindari motor tidak memakai lampu. Motor yang tidak pakailamu itu melaju dari arah Cikajang menuju Garut. Pas di belokan Jalan Cipelah, motor dari arah Cikajang itu mencuri jalan tanpa ada lampu, saya langsung membantingkan setir ke arah lain karena kaget, hingga akhirnya masuk jurang,” ungkap SS.

Kapolsek Cisurupan, AKP. Krisna Irawan, membenarkan adanya kecelakaan ini, dikatakannya, kecelakaan tersebut terjadi sekira pukul 18:30 WIB.

“Ya, kejadian sekitar pukul 18.30 AN. Untuk korban dalam kecelakaan ini kita catat ada 8 penuimpang orang. Empat orang diantaranya menderita luka berat, ke 4 orang pascakejadian langsung dilarikan ke RSUD dr. Dan yang empat orang lagi hanya luka ringan.” Tandasnya.

Ditegaskannya, untuk proses pemeriksaan lebih lanjut, sopir Elf diamankan ke Mapolres Garut. Untuk proses evakuasi kendaraan yang berada dalam jurang, polisi melibatkan dinas terkait untuk membantu mendereknya,” Tandasnya. (Tim GE)***