Manfaatkan Masa Reses, Mayjen TNI (Purn) Supiadin AS Kembali Besilaturahmi dengan Warga Garut

GARUT, (GE).- Untuk kesekian kalinya, anggota Komisi I DPR/MPR RI Fraksi Partai NasDem, Mayjen TNI (Purn) Supiadin Aries Saputra (SAS) kembali bersilaturrahmi dengan warga Garut. Dalam kunjungannya kali ini, Purnawirawan TNI bintang dua ini menemui berbagai elemen masyarakat, termasuk sejumlah korban banjir Cimanuk yang masih tinggal di pengungsian (Komplek LEC) Garut, Rabu (21/12/2016).

Agenda kunjungan Supiadin AS ke beberapa tempat di tanah kelahirannya ini, merupakan agenda kunjungan kerja dalam rangka Reses Anggota DPR RI Masa Sidang II Tahun 2016/2017. Selain menyerap aspirasi di daerah pemilihannya, yakni Dapil Jabar XI, ia juga menyampaikan beberapa hal terkait pentingnya kebhinekaan di tengah tengah masyarakat.

Saat berkunjung ke salah satu aula di komplek Local Educations Center (LEC) yang menjadi tempat penampungan korban banjir Cimanuk. Supiadin AS menyempatkan diri bercengkrama dengan beberapa warga korban banjir, dan ia berjanji akan menyampaikan segala keluhan dan harapan warga kepada pemeritah.

“Nanti akan saya sampaikan, apa yang dikeluhkan atau harapan saudara saudara kepada pemerintah. Untuk sementara, saya harap semuanya bershabar, sebagai wakil rakyat, saya akan terus berupaya membantu sekuat tenaga berbagai harapan dan aspirasi saudara saudara,” tuturnya.

Usai berinteraksi, termasuk menampung beberapa harapan dan aspirasi sejumlah koban Cimanuk di Aula LEC, secara simbolis, Supiadin AS menyerahkan beberapa paket bingkisan untuk meringankan kebutuhan sehari hari para korban yang masih tinggal di tempat penampungan.

Setelah makan siang, masih di hari yang sama, Mayjen TNI (Purn) Supiadin AS bersama rombongan melanjutkan agenda kunjungannya di Aula Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut. Di Desa Jayaraga, ia menemui paguyuban warga Batak dan Sumatra yang telah lama menetap di Garut.

Saat bersua dengan paguyuban komunitas warga Batak dan Sumatra, Supiadin AS, mencontohkan, bahwa keberadaan warga Batak yang bisa dengan baik beradaptasi dan menyatu dengan warga setempat ini adalah contoh baik kebhinekaan yang memang telah lama terjalin.

“Ini adalah contoh baik kebhinekaan. Saudara saudara warga Batak yang telah sekian lama tinggal di Garut terbukti bisa menjalin kerja sama, persaudaraan bahkan hingga menjalin hubungan keluarga dengan warga setempat. Jadi kebhinekaan itu tidak usah dipermasalahkan lagi, karena memang sudah sejak dulu NKRI ini memang terbentuk dari kebhinekaan masyarakatnya,” tandasnya.

Ditegaskannya, agenda masa reses ini bukalanlah kampanye, namun bagian dari tufoksinya sebagai anggota DPR RI yang memang harus menyerap aspirasi dari masyarakat.

“Dalam masa reses ini, saya tegaskan ini bukan kampanye. Kunjungan dan silaturahmi ini adalah kewajiban saya sebagai wakil rakyat untuk menyerap aspirasi dari masyarakat. Kampanye itu nanti ada waktunya dan telah ditetapkan KPU. Dan, berbagai agenda kunjungan yang saya lakukan di tengah tengah masyarakat ini juga merupakan janji saya ketika kampanye. Jika saya terpilih jadi anggota DPR saya akan kembali ke rakyat, dan ini saya buktikan,” ungkapnya. (ER)***