KKNM UPI Bandung 2016, Bangun Kemandirian Melalui Posdaya

PANGATIKAN, (GE).- Sebanyak 11 orang mahasiswa dari berbagai Fakultas Keilmuan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI Bandung) menggelar Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) di Desa Karangsari, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Belum lama ini.

Menurut Sukmawati Nuraeni, yang merupakan Ketua Kelompok KKNM ini, Tema yang diusung dalam KKNM yang digelar kali ini, yakni Posdaya (Pos Pemberdayaan Keluarga). Melalui Posdaya ini, masyarakat diharapkan dapat menciptakan kemandirian serta membentuk keluarga yang tangguh dan sejahtera, baik secara Agama, Ekonomi, Pendidikan maupun lingkungan hidup

“Ya, sesuai temanya, maka action di lapangan adalah membangun sinergitas antara program kerja pemerintahan desa, dengan misi yang diusung Posdaya.” Tuturnya.

Dikatakannya, untuk di Desa Karangsari ini, realisasi program KKNM oleh 11 orang mahasiswa. Gelaran KKNM berjalan relatif lancar dan epektif, terlebih program yang diusung sangat selaras dengan misi Desa itu sendiri.

“Ada beberapa program pemberdayaan yang telah kita laksanakan di sini. Diantaranya pemberdayaan bersama kelompok PKK Desa dengan pengenalan manfaat tanaman obat.” Tukasnya.

Sukmawati mengatakan, bermacam kegiatan Karang Taruna serta lomba kebersihan antar satuan RW menjadi salah satu kegiatan KKNM yang mendapat sambutan antusias warga setempat. Sementara untuk di sektor pendidikan, diadakan kegiatan mengajar di sekolah tingkat dasar secara bergilir. Ada juga sosialisasi khusus tentang kesehatan reproduksi yang kita selenggarakan di SMP Negeri 1 Pangatikan.

“Alhamdulillah kita merasa sangat nyaman di sini, selain didukung penuh pihak Pemdes, masyaraktnya pun kooperatip, ramah dan sangat membantu,” katanya , Rabu (3/8/2016).

Selain program kerja yang telah direalisasikan, para mahasiswa yang dimotorinya, masih mempersiapkan beberapa susunan kegiatan pemberdayaan seperti, persiapan HUT RI dan tabligh akbar yang akan digelar kerjasama dengan tokoh pemuda dan Karangtaruna Desa.

Nuraini berharap, pascaterbentuknya Posdaya di Desa Karangsari ini, ada buah nyata yang berhasil dituai dikemudian hari. Kemandirian , serta meningkatnya tarap hidup warga Masyarakat Karangsari adalah hal yang dinilainya akan menjadi kenangan terbaik saat Ia dan rekan-rekanya harus kembali ke kota Kembang.

“Terimakasi atas peran aktif seluruh komponen baik pihak Pemdes, masyarakat maupun kelembagaan Desa Karangsari. Semua telah memberi andil yang sangat besar bagi kita mahasiswa UPI dalam menjalankan tugasnya,” ungkap Fitri Nurfalah, mahasiswi lainya.

Data yang didapat dari koordinator KKNM UPI Kabupaten Garut, Uum Zakaria, Posdaya KKNM 2016 ini, diikuti oleh sebanyak 511 orang mahasiswa ditempatkan pada 8 Kecamatan dan dibagi tugaskan di 46 Desa. (Doni Melody)***

Camat Pamulihan Sambut Peserta KKNM dari STKIP Persis Bandung

PAMULIHAN, (GE).- Seiring berakhir dan datangnya tahun ajaran baru 2016-2017, sejumlah lembaga pendidikan tengah bergiat menggelar berbagai program akademisnya. Diantara program akademis tahunan yang rutin digelar adalah Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM).

Para peserta KKNM biasanya memilih dan memusatkan kegiatannya ini di daerah ‘pasisian’ yang alamnya masih asri. Mereka para mahasiswa atau lembaga pendidikan itu sendiri berharap para masiswanya bisa mengimplementasikan ilmu akademisnya di tengah-tengah masyarakat.

Pada tahun ini (2016), salah satu kecamatan yang berada di kawasan ‘ pakidulan’ Garut mendapat kehormatan dari para mahasiswa dengan program KKNM nya. Sedikitnya 80 orang mahasiswa dari Bandung, tepatnya dari STKIP Persis sengaja berkunjung ke wilayah Pamulihan yang terkenal dengan keindahan Curug Sanghiyah Taraje nya yang legendaris itu.

“Ya, kami (Kecamatan Pamulihan/ red.) menerima tamu istimewa, adek-adek kita dari STKIP Persis Bandung. Mereka akan mengadakan KKNM di dua Desa,” tutur Asep Harsono, HS, S.Sos., yang merupakan Camat Pamulihan, Senin (25/07/2016).

Asep mengatakan, pihaknya akan mengarahkan peserta KKNM dari STKIP Persis Bandung ini di dua desa, diantranya Desa Garumukti dan Pakenjeng. Puluhan orang mahasiswa ini merupakan mahasiswa semester akhir dari jurusan Ilmu Sejarah dan Bahasa Inggris.

” Ya, 80 orang mahasiswa ini merupakan mahasiswa dari dua jurusan. Mudah-mudahan mereka bisa melaksanakan KKNM dengan tematik dan mensukseskan wajardikdas 12 tahun Universal di Desa Pakenjeng dan Desa Garumukti.” Ungkap Asep, serya menebar senyum ramahnya. (ER)***