Pungli Salangsatu Penyebab Kemacetan di Jalur Mudik, Kapolres: Kita Akan Fungsikan Resmob

GARUT,(GE).- Tradisi mudik setiap tahunnya menjadikan volume kendaraan meningkat. Selain itu, marapaknya pasar tumpah dan pungutan liar (Pungli) di beebrapa jalur mudik juga menjadi faktor lain pemicu kemacetan.

“Selain peningkatan volume kendaraan dan keberadaan pasar tradisional, kemacetan di jalur mudik juga disebabkan maraknya pungli jalanan,” ujar Kapolres Garut, AKB.Novri Turangga,Selasa (13/6/17).

Dikatakannya, aksi pungli jalanan ini berpengaruh terhadap kelancaran arus lalu lintas, terlebih di saat musim musim mudik. Menanggapi persoalan tersebut, Kapolres menegaskan akan menyebar anggotanya di beberapa titik yang rawan aksi pungli.

“Kita akan kedepankan fungsi Resmob untuk menyikapi aksi kriminaitas, termasuk mengatasi maraknya pungli,” tandasnya.

Dijelaskannya, untuk mnghadapi arus mudik lebaran tahun ini (2017), pihaknya akan mengusulkan penjadwalan cara bertindak (CB) one way dalam mengurai kemacetan.

“Menurut saya, CB one way tidak efektif karena harus menunggu terlebih dahulu ekor kendaraan di salah satu titik tertentu. Namun CB one way itu merupakan salah satu solusi sebagai pengurai kemacetan yang selama ini terjadi di sejumlah ruas jalan di Garut,” ungkapnya.(ER)***

Setelah Disdukcapil, Kini Tim Saber Pungli Mulai Intens Selidiki Dishub Garut

GARUT, (GE),- Setelah menangani kasus pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil), kini Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) mulai menjajaki penyelidikan di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut. Demikian diungkapkan Kapolres Garut, AKBP. Novri Turangga, Jumat (3/3/2017).

“Untuk kasus di Disdukcapil, kita sudah tangani. Terkait sanksi pemberhentian Kadisdukcapil , semuanya telah dilakukan oleh Baperjakat Pemkab Garut. Juga sanksi penurunan jabatan terhadap sejumlah pejabat eselon 3 dan 4. Saat ini Tim Saber Pungli ( Polres Garut) tengah melakukan proses hukum terhadap kasus pungli lainnya.” Ungkapnya.

Diungkapkannya, saat ini kasus pungli di Dinas Perhubungan Garut tengah dalam penanganan intensif. Menurutnya, Tim Saber Pungli telah melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap sejumlah oknum Dishub.

“Kita telah melakukan penyelidikan kasus pungli di Dishub. Diantaranya ada dugaan pungli terhadap kendaraan angkutan barang.” Kata Kapolres Garut.

Sementara itu, Bupati Garut, Rudy Gunawan, meminta Tim Saber Pungli, agar itensif melakukan pemantauan terhadap sejumlah Dinas yang berpotensi terjadinya pungli.

“Kami minta Tim Saber Pungli, intensif melakukan pemantauan. Khususnya di Dinas yang yang berhubungan langsung dengan pelayanan masyarakat,” katanya.

Bupati menyebutkan, sedikitnya ada 4 Dinas yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat. Diantaranya, Disdukcapil, Dishub, Dinas Pendapatan dan Keuangan Daerah, serta dan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Atap. (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

Kadisdukcapil Tak Penuhi Panggilan Penyidik Hari Ini, Kapolres : Kita Akan Lakukan Panggilan yang Ke 2

GARUT, (GE).- Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan terhadap keterangan saksi dan 11 terperiksa, Tim Saber Pungli Polres Garut pascaoperasi Tangkap Tangan (OTT) yang di lakukan di Dinas Kepepndudukan dan Catatan Sipil, Senin (06/02/2017). Menemui babak baru.

Hari ini tim penyidik dan para perwira menengah Polres Garut, sudah menggelar rapat terbuka, dan berhasil menyimpulkan bahwa Darsani, sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Garut meskipun pada saat OTT, Senin lalu memang tidak ikut dibawa karena sedang mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD.

Berdasarkan hasil keterangan saksi, dan sebelas orang terperiksa menyebutkan, bahwa aliran dana uang hasil pungli kepada pemohon, dari layanan penerbitan akta kelahiran, e-KTP, dan kartu keluarga ditenggarai disetorkan ke Kadis Dukcapil dengan tempo dua hari selama sepekan dengan nilai Rp. 400 – 600 ribu.

” Dari hasil pemeriksaan sementara, menurut saksi dan 11 orang terperiksa, uang hasil pungli mengalir ke Kepala Dinas, namun kita belum bisa menyimpulkan, karena harus menunggu keterangan dari yang bersangkutan,” ujar Kapolres Garut, AKBP Novri Turangga.

Ditambahkannya, hingga saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pungli di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Pihaknya juga telah melayangkan surat panggilan terhadap Kepala Dinas yang bersangkutan melalui penyidik Unit Tindak Pidana Ekonomi Khusus dan Unit Tindak Pidana Korupsi Polres Garut.

“Belum ada yang ditetapkan, saat ini kami masih melakukan pemeriksaan, rencananya hari ini akan dilakukan pemeriksaan terhadap beliau (Kadisdukcapil). Rencananya Kepala Dinas Kependuduk dan Catatan Sipil, Darsani, akan diperiksa oleh Tim Penyidik hari ini (Rabu/8/2/2017), Namun ternyata Kadisdukcapil urung hadir, untuk itu kepada yang yang bersangkutan akan dilakukan pemanggilan yang kedua.” Tandasnya. (Hakim)***

Editor: Kang Cep.

Kapolres Perintahkan Anggotanya untuk Selidiki Kasus Kematian Penambang Pasir Cilopang

GARUT, (GE).- Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Garut, AKBP Novri Turangga menegaskan, pihkanya sedang menyelidiki lebih lanjut terkait kematian seorang penambang pasir ilegal di Cilopang, Gunung Guntur, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

“Ya, pada prinsipinya dengan kejadian itu kita masih menyelidiki kemungkinannya bisa jelas. Ada unsur apa dibalik kejadian itu,” katanya, di hadapan sejumlah awak media, Jumat (27/1/2017).

Dijelaskannya, dengan adanya kejadian seorang warga tewas di lokasi penambangan pasir ilegal itu telah diketahui oleh pihak Kepolisian Resor Garut.

Diakuinya, Satuan Reskrim telah diperintahkan untuk menyelidiki lebih lanjut kejadian tersebut, tetapi hasilnya belum dapat dipublikasikan.

“Saya sudah perintahkan ke Kasat (Kepala Satuan Reskrim/red.), tapi belum dilaporkan, sudah dapat informasi, namun hasilnya belum dilaporkan,” tandasya.

Dtegaskannya, kawasan penambangan pasir di kaki Gunung Guntur tersebut memang sudah dilarang adanya aktivitas penambangan. Pemerintah sendiri telah menutup kawasan penambangan pasir tersebut. Bahkan telah memproses adanya pelanggaran hukum di kawasan itu.

“Kawasan itu memang dilarang ada aktivitas penambangan,” tukasnya.

Sebelumnya, dilaporkan seorang penambang pasir, Hendar (45) warga Kampung Bojong, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, meninggal dunia setelah tertimpa pohon, Rabu (25/1/ 2017) lalu. (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

Dalami Karakteristik Masyarakat, Kapolres Lakukan Kunker ke Garsel

GARUT, (GE).- Sebagai upaya mengakrabkan Polri dengan masyarakat, Belum lama ini Kapolres Garut , AKBP Novri Turangga , E. M.H , M.Si., beserta rombongan menggelar kunjungan kerja (kunker) ke beberapa wilayah di Garut selatan (Garsel).

Wilayah Kecamatan Caringin adalah salah satu kawasan yang disambangi Kapolres. Di Caringin, AKBP Novri mendapatkan sambutan cukup hangat dari anggotannya di kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Caringin yang dipimpin IPDA Sularto, Jumat (20/1/2017).

Dalam kunjungannya di Kecamatan Caringin, Kapolres Garut juga berkesempatan untuk bersilaturahmi dengan beberapa perwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama, muspika setempat serta Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM). Selain bersilaturrahmi, AKBP Novri secara khusus menggelar dialog bersama warga yang hadir.

“Selain bersilaturahmi, kami juga berdialog secara langsung dengan masyarakat, dengar pendapat dan juga memberikan arahan kepada seluruh anggota. Kunjungan kerja ini juga di maksudkan untuk lebih mendalami karakteristik masyarakat, khususnya di Garut selatan ini,” tutur Novri Turangga, saat diwawancarai “GE” usai acara tersebut. (Deni/Siti)***

Editor: Kang Cep.

Jabatan Kapolres Garut Diserahterimakan, Berikut Program Kapolres Baru

GARUT, (GE).- AKBP Arif Budiman SIK M.Si yang selama ini menjadi Kepala Kepolisian Resort Garut akan menjalani tugas baru sebagai Kapolres Cianjur. Kapolres Garut kini dijabat oleh mantan Kapolres Banjar AKBP. Novri Turangga E.SH., SIK, M.H, M.Si.

Kepindahan Arif Budiman yang terkenal dekat dengan bawahannya selama ia menjabat kurang lebih satu tahun dua bulan tersebut, membuat beberapa warga sedih. Pasalnya selama menjabat, ia juga dekat dengan masyarakat seperti saat terjadi musibah banjir bandang, sampai dengan terbakarnya Pasar Limbangan beberapa waktu yang lalu.

“Sayang cepat kali Bapak itu pindah. Baru kali ini serasa mempunyai kapolres sejak bapak itu menjabat,” ucap H. Deden, Bendahara Umum Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Lodaya Polres Garut, Rabu (7/12).

Ia pun berharap, penggantinya tak jauh berbeda dengan Arif Budiman. “Bagi saya selain kapolres, dia juga bapak semua warga Garut. Soalnya dia yang pertama kali turun saat terjadi beberapa kali gejolak di kabupaten Garut,” ucapnya.

Selama AKBP Arif Budiman menjadi Kapolres Garut, sebagai tanda jasanya ia juga berhasil membangun mesjid Nurul Hikam di komplek Mapolres Garut.

Sementara dalam upacara tradisi pelepasan mantan Kapolres Garut, AKBP Arif Budiman bersama istrinya, diwarnai isak tangis dan haru dari personil jajaran Polres Garut serta anggota Bhayangkari.

Kegiatan upacara tradisi lepas sambut ini diawali dengan pengalungan bunga oleh Wakapolres Garut, dilanjutkan dengan sambutan lengser dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut. Setelah itu melakukan temu ramah dengan sejumlah perwira secara intern di ruang Kabag Ops.

Sekira pukul 15.00 WIB dilakukan pelepasan mantan Kapolres Garut, dengan ditandai upacara pedang pora dan bersalaman dengan sejumlah perwira dan anggota Polres.

Saat dilakukan pelepasan tersebut terlihat sejumlah perwira, anggota maupun ibu-ibu bhayangkari tidak bisa menahan rasa haru dengan saling berpelukan untuk melepas kepergian AKBP Arif Budiman bersama istrinya.

Arif Budiman dalam sambutan perpisahannya menyampaikan permohonan maaf dan berpamitan. Ia berharap kepada seluruh mantan stafnya agar memberi dukungan penuh kepada Kapolres Garut yang baru.

“Sukses bukan karena perseorangan tapi sukses karena kebersamaan. Ada saat datang, ada saat pergi, namun semangat untuk mengabdi kepada negara tidak akan pernah berhenti,” ucapnya.

Sementara Kapolres yang baru AKBP. Novri Turangga yang juga masih orang Wanaraja Garut mengatakan akan tetap melakukan koordinasi dan akan meneruskan program Kapolres yang lama, dengan tetap mengedepankan disiplin hirarki dan loyalitas kepada pimpinan.

Selain itu, ia berjanji akan membuat Garut lebih maju dan lebih baik. Pasalnya, ia sebagai putra daerah bercita-cita untuk memajukan tanah kelahirannya.

“Saya aslu orang Garut. Ayah saya orang wanaraja. Jadi saya berkeinginan untuk memajukan daerah,” ujar Novri.

Novri mengaku, di tahun 2008 yang lalu dirinya pernah menangkap salah seorang pejabat di Garut yang terjerat kasus korupsi. Waktu itu, dirinya sedang bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Meski begitu, dirinya berkomitmen untuk membantu Pemkab Garut dalam menciptakan suasana kondusif di Kota Dodol. Bahkan dalam program kerja terdekatnya, ia akan bergelirya menjalin silaturahmi dengan para tokoh masyarakat dan unsur Muspida di Garut.

Pada malam harinya pukul 19.00 WIB, digelar lepas sambut dengan mengundang beberapa pejabat Pemda Garut. Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati beserta wakil bupati Garut, Dandim 0611 Garut, Ketua Komisi A DPRD Kab. Garut, ketua Kadin, FKPM Polres Garut, LSM, Ormas, dan pemuka agama, dan tokoh masyarakat lainnya. (Awis)***

Editor: Kang Cep.

Kapolres Garut : Pengamanan Akan Diprioritaskan di Tiga Titik Rawan Kemacetan

KARANGPAWITAN, (GE).- Untuk mengantisipasi kerawanan dan kepadatan arus lalulintas (lalin) saat mudik Lebaran 2016, Kepolisian Resort Garut, akan meningkatkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di tiga titik jalan utama yang meliputi jalur Limbangan, Kadungora, dan Leles.

“Biasanya kepadatan kendaraan sering terjadi di tiga titik wilayah tersebut,” tutur Kepala Polres Garut AKBP Arif Budiman usai memimpin gelar pasukan pengamanan Lebaran 2016 di Markas Polres Garut, Kamis (30/6/2016).

Ditegaskannya, jalur provinsi di wilayah Limbangan, Leles, dan Kadungora akan menjadi prioritas pengamanan arus mudik di Garut dengan menyiagakan personel yang maksimal.

“Kawasan tersebut selalu padat ketika terjadi lonjakan volume kendaraan akibat adanya aktivitas pasar. Kita nanti berupaya untuk mengantisipasi,” tandasnya.

Diungkapkannya, Garut memiliki dua jalur vital dari Nagreg, Kabupaten Bandung yakni lintas Limbangan-Malangbong-Tasikmalaya lalu Ciamis dan Jawa Tengah.

“Kemudian jalur dari arah Nagreg lintas Kadungora-Leles-Garut Kota hingga menembus Kabupaten Tasikmalaya. Lintas Garut Kota seringkali dijadikan jalur alternatif menuju Tasikmalaya maupun sebaliknya.” Jelasnya. (Tim GE)***

Kapolres Garut: “Kami Akan Lakukan Oprasi Skala Besar untuk Amankan Ramadhan”

KOTA,(GE).- Kedatangan Bulan suci Ramadan 1437 Hijriyah tinggal menghitung hari. Menjelang datangnya bulan agung bagi kaum Muslimin ini, Polres Garut giat melakukan razia penyakit masyarakat (pekat). Minuman beralkohol dan knalpot bising menjadi salah satu sasaran razia pihak kepolisian untuk memberi rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan ibdah bulan Ramadhan.

Kapolres Garut, AKBP Arif Budiman, menegaskan, pihaknya akan memperketat razia di sejumlah wilayah di Garut. Hingga saat ini razia minuman keras terus dilakukan di beberapa tempat yang dicurigai menjadi lokasi peredaran.

“Ini sebagai upaya kami untuk memberi ketenangan kepada masyarakat sebelum melaksanakan ibadah puasa. Kami juga menyosialisasikan agar tempat hiburan tak beroperasi. Jangan sampai ada yang menjual minuman beralkohol,” tegas Kapolres dihadapan sejumlah awak media, Kamis (2/6/2016).

Ditegaskannya, selain berbagai jenis miras, pihaknya juga menjaring kendaraan yang menggunakan knalpot bising. Sejumlah kelompok bermotor juga terus dipantau agar tak melakukan gangguan keamanan selama bulan Ramadhan.

“Kami juga melakukan patroli skala besar untuk mengimbau agar masyarakat bisa menjaga keamanan selama Ramadan,” ucapnya.

Terkait operasional tempat hiburan selama bulan Ramadan, Arif meminta agar semua tempat hiburan tak melakukan aktivitas sesuai Perda yang ada di Garut. Bila ada yang melanggar pihaknya bersama Satpol PP akan menindak tegas.

“Jika masyarakat melihat ada yang beroperasional segera laporkan. Bukan hanya itu, kalau ada yang menjajakan miras atau mabuk-mabukan saat puasa laporkan saja,” tandasnya.
Kondisi keamanan di Garut saat ini, lanjut Arif, secara statistik cukup tinggi angka kriminalitasnya. Kondisi tersebut bisa semakin meningkat saat menghadapi lebaran.

“Malam hari terutama saat melaksanakan salat taraweh adalah waktu yang rawan kriminalitas. Makanya kami tingkatkan patroli untuk mengantisipasinya,” tukasya.
Peredaran uang palsu, tambah Arif, juga menjadi perhatian pihaknya. Apalagi kasus peredaran uang palsu di Garut pasa tahun ini cukup tinggi.

“Harus sangat diwaspadai masyarakat. Di bulan Ramadan ini menjadi kesempatan orang tak bertanggung jawab untuk mengedarkan uang palsu,” ucap Arif. (Tim GE)***

Beredar Beberapa Jabatan Kapolres Dirotasi, Kapolres Garut Tak Masuk Daftar

Karo Rena Polda Jabar diserahterimakan dari Kombes Pol Drs Taufik Pribadi, M.Si kepada Kombes Pol I Ketut Onik Suirawan yang sebelumnya menjabat Karo Rena Polda Maluku. Kombes Pol Drs Taufik Pribadi, M.Si selanjutnya akan menjabat Karo Rena Polda Metro Jaya. Karo Sarpras Polda Jabar diserahterimakan dari Kombes Pol Drs Wadiyana, MH kepada Kombes Pol Marwan Syukur, SH.,MH. pejabat lama Kombes Pol Drs Wadiyana, MH selanjutnya akan menjabat Kabag Fasdal Rodalpos Sops Polri.

Sementara pejabat yang baru Kombes Pol Marwan Syukur, SH.,MH sebelumnya menjabat sebagai Kabag Sarpras Rorenmin Lemdikpol. Kabid Propam Polda Jabar diserahterimakan dari Kombes Pol Mukiya, S.Pdi kepada Kombes Pol Drs Henry Kusmaryanto, MA. Kombes Pol Mukiya, S.Pdi selanjutnya akan menjabat Akreditor Utama Rowabprof Div Propam Polri. Sementara Kombes Pol Drs Henry Kusmaryanto, MA sebelumnya menjabat Akreditor Utama Rowabprof Div Propam Polri.

Sedangkan, Kabid Humas Polda Jabar diserahterimakan dari Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, SIK, M.Si., kepada Kombes Pol Drs Yusri Yunus yang sebelumnya menjabat Dir Pam Obvit Polda Kepri. Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, SIK.,M.Si., selanjutnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Penmas Div Humas Polri, dalam rangka Pendidikan Sespimti tahun 2016.

Kabid Kum Polda Jabar diserahterimakan dari Kombes Pol Drs Dedi Djunaedi kepada Kombes Pol Drs Asep Jenal Ahmadi, SH.,MH. Pejabat lama Kombes Pol Drs Dedi Djunaedi selanjutnya menjabat sebagai Advokat Utama Divkum Polri. Sementara pejabat yang baru Kombes Pol Drs Asep Jenal Ahmadi, SH.,MH., sebelumnya menjabat Kabid Kum Polda Jateng.

Dir Intelkam Polda Jabar diserahterimakan dari Kombes Pol Drs Sumadi, M.Si., kepada Kombes Pol DR Umar Effendi, SIK.,M.Si. yang sebelumnya menjabat Kabag Ren Ro Renmin Baintelkam Polri. Pejabat lama Kombes Pol Drs Sumadi, M.Si., selanjutnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Sosbud Baintelkam Polri.

Dir Sabhara Polda Jabar diserahterimakan dari Kombes Pol Drs M. Khaerudin kepada Kombes Pol Drs Chevy Achmad Sopari. Kombes Pol Drs M. Khaerudin selanjutnya akan menjabat Kabag Renmin Srena Polri. Pejabat baru Kombes Pol Drs Chevy Achmad Sopari sebelumnya menjabat Dir Lantas Polda Papua.

Dir Pol Air Polda Jabar diserahterimakan dari Kombes Pol Yasril Zakir kepada Kombes Pol Suwarto, SH.,MH. Kombes Pol Yasril Zakir selanjutnya akan menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Polair Baharkam Polri. Sementara Kombes Pol Suwarto, SH.,MH sebelumnya menjabat Dir Binmas Polda NTB.

Kasat Brimob Polda Jabar diserahterimakan dari Kombes Pol Drs Waris Agono, M.Si kepada Kombes Pol Drs Uden Kusuma Wijaya. Kombes Pol Drs Waris Agono, M.Si selanjutnya akan menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri, dalam rangka Pendidikan Sespimti tahun 2016.

Untuk Kapolres/Kaporestabes jajaran Polda Jabar yang diserahterimakan yaitu Kapolrestabes Bandung diserahterimakan dari Kombes Pol Drs Angesta Romano Yoyol kepada Kombes Pol Winarto. Kombes Pol Drs Angesta Romano Yoyol selanjutnya menjabat Kabag Jianling Rojiantra Sops Polri. Kapolrestabes Bandung yang baru Kombes Pol Winarto sebelumnya menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Jianma Korlantas Polri.

Kapolres Kuningan diserahterimakan dari AKBP Joni Iskandar, SIK kepada AKBP M. Syahdudi, SIK.,M.Si yang sebelumnya menjabat Koor Spripim Polda Jabar. Sementara AKBP Joni Iskandar, SIK selanjutnya akan menjabat Kasubbag Renopspus Bag Renops Robinops Sops Polri.

Kapolres Indramayu diserahterimakan dari AKBP Wijonarko, SIK.,M.Si kepada AKBP Eko Sulistyo Basuki, SIK.,SH.,MH.  AKBP Wijonarko, SIK.,M.Si selanjutnya menjabat Wakapolresta Bekasi Polda Metro Jaya, sementara  AKBP Eko Sulistyo Basuki, SIK.,SH.,MH. sebelumnya menjabat Kapolres Cirebon Kota. Jabatan Kapolres Cirebon Kota selanjutnya akan dijabat AKBP Indra Jafar, SIK yang sebelumnya menjabat Kasubdit Regident Dit Lantas Polda Jabar.

Kapolres Bandung diserahterimakan dari AKBP Erwin Kurniawan, SIK.,SH.,M.Hum kepada AKBP Mahmud Nazly Harahap, SIK yang sebelumnya menjabat Kapolres Sumedang. AKBP Erwin Kurniawan, SIK.,SH.,M.Hum selanjutnya akan menjabat Wakapolres Metro Tangerang Kota Polda Metro Jaya. Kapolres Sumedang selanjutnya akan dijabat AKBP Agus Iman Rifai, SH.,SIK yang sebelumnya menjabat Kapolres Kolaka Polda Sultra.

Kapolres Sukabumi Kota diserahterimakan dari AKBP Diki Budiman, SIK., MH kepada AKBP Rustam Mansur, SIK. AKBP Diki Budiman, SIK.,MH selanjutnya akan menjabat Wadir Res Krimsus Polda Jabar. Sementara AKBP Rustam Mansur, SIK sebelumnya menjabat Kapolres Humbang Hasundutan Polda Sumut.

Kapolres Ciamis diserahterimakan dari AKBP Arif Rachman, SIK, MTCP kepada AKBP Didi Hayamansyah. AKBP Arif Rachman, SIK.,MTCP selanjutnya akan menjabat Wakapolres Metro Jakarta Timur Polda Metro Jaya, sementara AKBP Didi Hayamansyah sebelumnya menjabat Kapolres Lebak Polda Banten.

Kapolres Tasikmalaya Kota diserahterimakan dari AKBP Asep Saepudin, SIK kepada AKBP Arif Fajarudin, SIK.,MH.,MAP yang sebelumnya menjabat Kasubbag Tandispeg Bagdiapers Rodalpers SSDM Polri. Pejabat lama AKBP Asep Saepudin, SIK selanjutnya akan menjabat Kasie Propam Korbrimob Polri.

Kapolres Tasikmalaya diserahterimakan dari AKBP Susnadi kepada AKBP Nugroho Arianto, SIK. Pejabat lama AKBP Susnadi selanjutnya akan menjabat Wakasat Brimob Polda Banten, sementara pejabat baru AKBP Nugroho Arianto sebelumnya menjabat Kasubdit II Dit Res Narkoba Polda Jabar.

Kapolres Sukabumi diserahterimakan dari AKBP Mohamad Ridwan, SIK kepada AKBP Mokhamad Ngajib, SIK. AKBP Mohamad Ridwan, SIK selanjutnya akan menjabar Wadir Intelkam Polda Lampung, sementara pejabat yang baru AKBP Mokhamad Ngajib sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polrestabes Bandung Polda Jabar.  (Dok)***