Longsoran Tanah Timbun Jalur Garut Selatan, Pengguna Jalan Diimbau Berhati-hati

GARUT (GE).- Guyuran hujan sejak siang tadi, Kamis (26/10/17), mengakibatkan sejumlah jalan di Garut Selatan tertimbun longsor. Selain longsor ada juga jembatan yang amblas akibat guyuran air hujan.

Tititk longsoran tanah menutup jalur provinsi di Kampung Gunung Wayang, Desa Depok. Longsor yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB ini menutupi badan jalan provinsi akan tetapi skalanya tidak terlalu besar. Selain itu, longsoran pun terjadi di Desa Gunamekar, Kecamatan Bungbulang. Tak hanya itu, sebuah jembatan nyaris ambrol diguyur hujan di kawasan Kecamatan Cihurip.

Kasubag Humas Polres Garut, Ajun Komisaris Ridwan Tampubolon, membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian longsor di Desa Gunamekar, Kecamatan Bungbulang. Material longsoran menutup badan jalan desa sepanjang kurang lebih 10 meter sehingga sempat mengganggu kelancaran aktifitas warga.

“Dampaknya tidak terlalu besar karena yang tertutup jalan desa, bukannya jalan provinsi yang banyak dilintasi kendaraan,” ujar Ridwan.

Dikatakannya, warga setempat langsung bahu membahu membersihkan material longsoran dari badan jalan sehingga kini jalan tersebut sudah kembali bisa dilalui.

Menurut Ridwan, pada hari yang sama, longsor juga terjadi di kawasan Kecamatan pakenjeng, tepatnya di Kampung Gunung Wayang, Desa Depok. Longsor yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB ini menutupi badan jalan provinsi akan tetapi skalanya tidak terlalu besar.

Selain itu, satu jembatan di kawasan Kecamatan Cihurip nyaris ambrol setelah seharian diguyur hujan. Warga setempat harus ekstra hati-hati saat melewati jembatan tersebut.

“Bersama unsur Muspika dan aparat pemerintahan desa, warga setempat juga langsung berupaya menyingkirkan material longsoran dari badan jalan. Sama halnya dengan longsor yang terjadi di wilayah Bungbulang, di Pakenjeng juga tak sampai menimbulkan korban jiwa,” ucap Ridwan.

Ridwan mengimbau kepda warga dan para pengguna jalan yang melintas di kawasan selatan Garut lebih meningkatkan kewaspadaan. Hal ini dikarenakan sepanjang jalan di kawasan selatan rawan terjkadi bencana longsor, apalagi pada saat musim hujan seperti sekarang ini.(Farhan SN)***