Irvan R Faza jadi Sponsor Tunggal, Kontes Ayam Pelung Berlangsung Meriah di STA Bayongbong

GARUT, (GE).- Ratusan penggemar ayam pelung memenuhi lapangan Sub Terminal Agrobisnis (STA) Bayongbong, Kabupaten Garut. Para penggemar ayam pelung tersebut datang mengikuti kontes ayam pelung Garut terbuka, Sabtu (20/05/2017).

Kontes ayam pelung Garut terbuka tersebut melibatkan tidak kurang dari 350 ekor ayam pelung kualitas unggul. Dalam kontes ini, Irvan R Faza yang juga salah satu kandidat kuat dalam Pilkada Garut tahun 2018 mendatang menjadi sponsor tunggal.

Menurut Irvan, kegiatan seperti ini harus terus dipertahankan. Selain melestarikan jenis ayam pelung yang sangat di gemari masyarakat Indonesia, berternak ayam pelung juga sangat pontensial meningkatkan perekonomian.

“Harga jual ayam pelung ini cukup tinggi, apalagi kalau ayam pelung yang berasal dari bibit unggul, harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah untuk satu ekornya. Di garut sendiri, peternak dan penggemar ayam pelung sudah cukup banyak. Terbukti di kontes ayam pelung Garut terbuka ini, pesertanya cukup benyak. Mudah-mudahan, ayam pelung bisa lebih berkembang lagi di Kabupaten Garut ini,” ungkapnya.

Dalam kontes ayam pelung ini tampak antusias diikuti peserta. Kemeriahan dalam acara ini juga terlihat jelas. Selain peserta dari Garut, peserta kontes juga datang dari berbagai daerah, seperti Bandung, Jakarta bahkan dari Cirebon.

“Melihat antusis peserta yang cukup tinggi, kedepannya saya akan menggelar acara kontes ayam pelung dengan lebih meriah lagi,” kata Irvan.

Salah seorang peserta yang datang dari ibu kota Jakarta, Warno Supriadi berharap, kegiatan serupa diadakan kembali di Garut. Warno yang datang bersama 4 orang temannya itu, membawa 7 ekor ayam pelung andalannya untuk ikut dalam kontes. Jarak antara Jakarta- Garut tak menjadi soal bagi Warno, demi hobinya ini.

“Disamping hobi, kegiatan ini juga bisa mempererat tali silaturahmi, terutama antar sesama penggemar ayam pelung,” katanya. (Useu G Ramdani/adv.)***

Editor: Kang Cep.

 

Irvan R Faza Ingatkan Pentingnya Ekonomi Umat Berbasis Syari’ah

GARUT, (GE).- Puluhan orang dari berbagai elemen masyarakat, tokoh masyarakat dan beberapa pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut, mengikuti sosialisasi tentang ekonomi keumatan berbasis sayri’ah.  Dalam acara yang digelar di gedung MUI Garut ini, Irvar R Faza yang merupakan pengusaha sekaligus tokoh muda Kabupaten Garut mejadi pemateri utama.

Selain memberikan materi, Irvan mengisahakan pengalaman dirinya sebagai pengusaha yang berhasil menerapkan sistem ekonomi berbasis syari’ah. Hingga saat ini Irvan masih eksis menerapkan sistem ekonomi syari’ah dalam pengelolaan usahanya.

“Tujuan sosialisasi ini tiada lain untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menjalankan usahanya sesuai dengan suariat Islam, khususnya di Kabupaten Garut,” ucap Irvan, di hadapan sejumlah juru warta, Sabtu (6/5/17).

Irvan R. Faza, saat menyampaikan materinya di aula gedung MUI Garut, Sabtu (6/5/2017)/ Foto: Useu G Ramdani/GE.

Dalam kesempatan ini, Irvan mengingatkan akan pentingnya ekonmi berbasis syari’ah. Menurutnya, selama ini banyak masyarakat yang menjalankan usaha, baik usaha skala kecil, menengah ataupun skala besar. Namun sangat disayangkan dalam pengelolaannya jauh dari nilai-nilai syari’ah Islam.

“Jika konsep Islami tidak diterapkan dalam mengelola usaha, maka dalam usaha tersebut akan timbul niat-niat yang kurang baik. Misalnya,  ingin mendapatkan untung besar dengan cara menipu orang lain,” paparnya.

Dengan pengalaman dan ilmu yang dimilikinya, Irvan berharap masyarakat Garut bisa menerapkan sistem ekonomi syari’ah dalam pengelolaan usahanya.  Menurutnya, di Garut sendiri sebenarnya sangat banyak potensi yang bisa dikembangkan dengan cara syari’ah.

“Untuk mendongkrak perekonomian masyarakat, sebenarnya bisa memanfaatkan tekhonolgi yang ada saat ini. Seperti sistem trading online (perdagangan online/red.) dalam memasarkan produk yang kita miliki. Insya Allah, dengan sistem ini  pengelolaan usaha kita akan semakin mudah,” jelasnya.

Ditegaskannya, jika masyarakat Garut ingin mencoba menjalankan usaha dengan sistem trading online, dirinya siap membantu dan memberikan pelatihan. (Useu G Ramdani/Adv.)***

Editor: Kang Cep.

Alhamdulilah! Srikandi Faza Bantu Nelayan di Garut yang Kesulitan Pangan

GARUT, (GE).- Ratusan nelayan di Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, sudah satu tahun lebih mereka tak bisa melaut akibat cuaca buruk. Kalau pun mereka memaksakan diri untuk melaut, sepinya tangkapan ikan di sepanjang Pantai Garut Selatan membuat mereka kesulitan untuk menutupi biaya hidup sehari-hari.

Kini mereka harus bertahan hidup dengan bekerja serabutan. Bahkan, untuk sekadar mengganjal perut dari serangan rasa lapar, mereka harus rela makan singkong liar yang tumbuh di pagar-pagar kebun warga sekitar.

Menerima informasi seperti itu, Irvan R Faza yang saat ini mengikuti konvensi calon Bupati Garut turut berempati. Rabu pagi (19/4/2017), melalui Srikandi Faza, ia memberikan sejumlah Sembako untuk membantu para nelayan yang kesulitan.

“Kita bantu mereka. Kasihan sedang kesulitan,” ujar Chika Faza yang tak lain istri dari Irvan R Faza saat ditemui di lokasi pemberian Sembako.

Chika berharap, pemberian itu bisa bermanfaat bagi mereka yang sangat membutuhkan. “Apa lagi ini warga Garut, suami saya asli Garut jadi kasihan kalau tak dibantu,” ungkapnya.

Masih menurut, Cika Faza, kegiatan serupa sering dilakukan oleh keluarga besarnya. Tak hanya di Garut, di beberapa kota lain seperti Bandung, dan Jakarta pun, silaturahmi dengan warga memang sering dilakukan.

Dengan bersilaturahmi, kata Cika, kita bisa tau dan merasakan langsung bagaimana keadaan masyarakat di luar sana.

Kedatangan Srikandi Faza dan Sobat Irfan Faza (SIF) disambut suka cita Warga Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet. Bantuan sembako didistribusikan ke dua Rukun Warga yaitu RW 10 dan 15. Pasalnya nelayan yang rawan pangan tersebar di kedua RW tersebut.

Ketua RW 10, Elan, mengaku senang menerima bantuan Sembako dari Srikandi Faza dan Sobat Irvan Faja. Pasalnya sampai saat ini belum ada bantuan dari pihak mana pun di saat para nelayan menjerit kesulitan bahan pangan.

“Sampai-sampai kami makan singkong liar. Daun singkong dan apa saja yang bisa mengganjal perut kami,” ujarnya.

Saya berharap kegiatan ini bisa mengetuk hati Pemkab Garut agar mereka bisa turun tangan dalam permasalahan ini. Pasalnya permasalahan ini kerap terjadi setiap cuaca buruk melanda Pantai Garut Selatan. (Farhan SN)***

Warga Korban Banjir Bandang Cimanuk Mengaku Senang Bertemu Irvan R. Faza

GARUT, (GE).- Keluarga besar Irvan R. Faza melakukan kunjungan silaturahmi dengan warga korban banjir bandang Cimacan Garut, Jawa Barat. Irvan yang didampingi istri dan keluarga besarnya itu, berbincang-bincang dengan warga yang sangat antusias menyambut kedatangannya. Selain bersilaturahmi, keluarga Irvan memberikan paket sembako kepada warga Kampung Cimacan RW 10.

Menurut istri Irvan, Cika Faza, kegiatan serupa sering dilakukan oleh keluarga besarnya. Tak hanya di Garut, di beberapa kota lain seperti Bandung, dan Jakarta pun, silaturahmi dengan warga memang sering dilakukan.

Dengan bersilaturahmi, kata Cika, kita bisa tau dan merasakan langsung bagaimana keadaan masyarakat di luar sana.

“Selain itu, momen semacam ini dijadikan kesempatan untuk beramal dan bisa berbagi rejeki dengan sesama,” papar Cika, Rabu, (5/4/17).

Kedatangan keluarga besar Irvan, tentu saja membuat puluhan warga Cimacan merasa senang. merekapun terlihat berbincang hangat dengan Irvan sekeluarga, Salah seorang warga Cimacan yang hadir saat itu, Ernawati (39), menuturkan, selain masih muda, sosok Irvan yang merupakan seorang pengusaha sukses ini sangatlah ramah.

Ernawati sangat bersyukur bisa bertemu dan berbincang langsung dengan Irvan dan keluarga besarnya.

“Kalau Pak Irvan jadi pejabat di Garut, saya mah sangat setuju dan pasti akan mendukung penuh,” ujarnya.

Selesai berbincang dengan warga Cimacan, Irvan beserta rombonganpun melakukan foto bersama. Sesaat kemudian, rombongan meninggalkan Kampung Cimacan setelah sebelumnya berpamitan kepada semua warga yang hadir. (Useu G. Ramdani/GE)***

Editor : SMS